🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Nasional

Penentuan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah: Kemenag Gelar Sidang Isbat

Kemenag akan menentukan tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui sidang Isbat.

Agus Wigati

Penulis

18 March 2026
11 kali dibaca
Penentuan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah: Kemenag Gelar Sidang Isbat

Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan menggelar sidang Isbat untuk menentukan tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sidang Isbat ini akan digelar untuk menentukan awal bulan Syawal dan hari raya Idulfitri. Dalam sidang Isbat, Kemenag akan mengumpulkan data tentang visibilitas hilal, yang merupakan bulan sabit yang muncul setelah bulan purnama, untuk menentukan awal bulan Syawal.

Sidang Isbat ini akan dihadiri oleh para ahli hisab, rukyat, dan pejabat Kemenag. Mereka akan membahas dan menganalisis data tentang visibilitas hilal dari berbagai lokasi di Indonesia. Dalam sidang ini, juga akan dibahas tentang metode hisab dan rukyat yang digunakan untuk menentukan awal bulan Syawal. Hisab adalah metode perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan, sedangkan rukyat adalah metode pengamatan langsung terhadap bulan sabit.

Kemenag telah mempersiapkan segala sesuatu untuk sidang Isbat ini, termasuk pengumpulan data tentang visibilitas hilal dari berbagai lokasi di Indonesia. Data ini akan digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. "Kita akan mengumpulkan data tentang visibilitas hilal dari berbagai lokasi di Indonesia, kemudian akan dibahas dan dianalisis dalam sidang Isbat", kata salah satu pejabat Kemenag.

Sidang Isbat ini sangat penting karena akan menentukan tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hari Raya Idulfitri adalah hari raya yang sangat penting bagi umat Islam, dan tanggalnya harus ditentukan dengan akurat. "Hari Raya Idulfitri adalah hari raya yang sangat penting bagi umat Islam, dan kita harus menentukan tanggalnya dengan akurat", kata salah satu ulama.

Dalam sidang Isbat, Kemenag juga akan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi visibilitas hilal, seperti cuaca dan kualitas atmosfer. Faktor-faktor ini dapat mempengaruhi kemampuan untuk mengamati bulan sabit, sehingga perlu dipertimbangkan dalam menentukan tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Setelah sidang Isbat selesai, Kemenag akan mengumumkan tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pengumuman ini akan disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk media massa dan media sosial. "Kita akan mengumumkan tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah setelah sidang Isbat selesai", kata pejabat Kemenag.

Dengan demikian, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hari Raya Idulfitri adalah hari raya yang sangat penting bagi umat Islam, dan perlu dirayakan dengan penuh kegembiraan dan kesyukuran. "Kita harus mempersiapkan diri untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan penuh kegembiraan dan kesyukuran", kata salah satu ulama.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id