🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Pendidikan

Peningkatan Kualitas Sekolah Keagamaan Butuh Anggaran Rp 24,8 Triliun

Menteri Agama (Menag) meminta tambahan anggaran untuk meningkatkan kualitas sekolah keagamaan di Indonesia.

Adhe Dharma

Penulis

06 April 2026
6 kali dibaca
Peningkatan Kualitas Sekolah Keagamaan Butuh Anggaran Rp 24,8 Triliun

Menteri Agama (Menag) telah mengajukan permintaan tambahan anggaran sebesar Rp 24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas sekolah keagamaan di Indonesia. Langkah ini diambil untuk meningkatkan mutu pendidikan keagamaan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan lembaga pendidikan yang berkualitas.

Menurut Menag, peningkatan kualitas sekolah keagamaan sangat penting untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama. "Kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan agar siswa dapat menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan berprestasi," kata Menag.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Menag berencana untuk melakukan beberapa program, seperti peningkatan kualitas guru, pengembangan kurikulum, dan pembangunan infrastruktur sekolah. "Kita akan meningkatkan kualitas guru dengan menyediakan pelatihan dan pendidikan yang lebih baik, serta mengembangkan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat," jelas Menag.

Selain itu, Menag juga berencana untuk meningkatkan akses pendidikan keagamaan bagi masyarakat yang kurang mampu. "Kita ingin memastikan bahwa semua warga negara memiliki akses yang sama untuk mendapatkan pendidikan keagamaan yang berkualitas, tidak peduli dari latar belakang sosial ekonomi mereka," kata Menag.

Permintaan tambahan anggaran ini telah disambut dengan antusias oleh beberapa pihak, termasuk para guru dan siswa sekolah keagamaan. "Kita sangat mendukung permintaan tambahan anggaran ini, karena kita tahu bahwa peningkatan kualitas sekolah keagamaan sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di Indonesia," kata guru sekolah keagamaan.

Namun, beberapa pihak juga mengingatkan bahwa peningkatan kualitas sekolah keagamaan tidak hanya memerlukan tambahan anggaran, tetapi juga perlu dilakukan perubahan sistemik dan pengembangan kapasitas. "Kita perlu memastikan bahwa peningkatan kualitas sekolah keagamaan tidak hanya terfokus pada penambahan anggaran, tetapi juga perlu dilakukan perubahan sistemik dan pengembangan kapasitas untuk memastikan bahwa pendidikan keagamaan yang berkualitas dapat diakses oleh semua masyarakat," kata ahli pendidikan.

Menag berharap bahwa permintaan tambahan anggaran ini dapat disetujui oleh pemerintah, sehingga peningkatan kualitas sekolah keagamaan dapat segera dilaksanakan. "Kita berharap bahwa permintaan tambahan anggaran ini dapat disetujui, sehingga kita dapat segera meningkatkan kualitas sekolah keagamaan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan lembaga pendidikan yang berkualitas," kata Menag.

Artikel Terkait

Sumber: www.kompas.com