Ulta Levenia Nababan, seorang peneliti terorisme dan Deputi Bakom, belakangan ini menjadi viral akibat perdebatan yang melibatkan isu makar. Dalam sebuah diskusi di Kompas TV, Ulta terlibat dalam perdebatan dengan Asfinawati mengenai sekuritisasi dan respons pemerintah terhadap tindakan makar. Kontroversi semakin memanas ketika ia mengaitkan erupsi enam gunung api di Indonesia dengan program HAARP.
Nama Ulta Levenia Nababan belakangan ini menarik perhatian publik setelah beberapa pernyataannya yang memicu perdebatan. Meskipun bukan seorang selebritas, ia dikenal sebagai peneliti terorisme yang jarang tampil di media hiburan. Namun, kehadirannya dalam podcast Close The Door yang dipandu oleh Deddy Corbuzier membuat namanya semakin dikenal. Ulta memiliki latar belakang di bidang ilmu politik, terorisme, radikalisme, dan isu keamanan, yang menjadi dasar dari karier profesionalnya.
Profil Ulta Levenia
Ulta Levenia dikenal luas sebagai peneliti yang fokus pada isu terorisme dan radikalisasi. Ia menempuh pendidikan Ilmu Politik di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan studi di Institut des hautes études de défense nationale (IHEDN) dan University of Leeds. Pendidikan tersebut mendukung kariernya di bidang keamanan dan politik. Pada tahun 2018, Ulta menjabat sebagai peneliti senior dalam studi terorisme dan radikalisasi, serta melakukan penelitian dan kunjungan ke berbagai lokasi terkait konflik dan isu keamanan.
Dari Peneliti Menuju Posisi Strategis
Selain sebagai peneliti, Ulta Levenia Nababan juga berperan sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP) dan saat ini menjabat sebagai Deputi Bakom. Ketertarikan Ulta terhadap kawasan konflik membawanya untuk memiliki pengalaman yang berbeda dibandingkan akademisi lainnya, termasuk perjalanan ke negara-negara seperti Filipina untuk mendalami dinamika konflik dan isu keamanan yang ada.
Dengan latar belakang yang kuat dan pernyataan-pernyataannya yang kontroversial, Ulta Levenia Nababan terus menjadi sorotan di media sosial dan publik, terutama terkait pandangannya mengenai isu-isu penting di Indonesia.