🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Peringatan Puncak Balik Lebaran: Korlantas Imbau Pemudik untuk Bersiap

Pemudik diimbau untuk waspada dan memanfaatkan WFA saat puncak balik Lebaran 24 Maret.

Jaya Abdi

Penulis

22 March 2026
11 kali dibaca
Peringatan Puncak Balik Lebaran: Korlantas Imbau Pemudik untuk Bersiap

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah mengeluarkan imbauan kepada pemudik untuk menghindari potensi puncak balik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada tanggal 24 Maret. Dalam imbauan tersebut, Korlantas menyarankan pemudik untuk memanfaatkan fitur Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja untuk mengurangi jumlah kendaraan di jalan.

Menurut Korlantas, puncak balik Lebaran diprediksi akan terjadi pada tanggal 24 Maret, sehingga diharapkan pemudik dapat mempersiapkan diri dan mengatur jadwal perjalanan dengan bijak. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. "Kami imbau kepada pemudik untuk memanfaatkan WFA agar dapat mengurangi jumlah kendaraan di jalan dan menghindari potensi kemacetan," kata seorang pejabat Korlantas.

Pemudik juga diimbau untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, serta memastikan bahwa semua dokumen kendaraan sudah lengkap dan valid. Selain itu, pemudik juga disarankan untuk mematuhi semua rambu lalu lintas dan peraturan yang berlaku, serta mengemudi dengan hati-hati dan tertib. "Kami akan melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas, sehingga diharapkan pemudik dapat mengemudi dengan aman dan nyaman," tambah pejabat Korlantas.

Untuk menghadapi puncak balik Lebaran, Korlantas juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas dan layanan, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan layanan informasi lalu lintas. Pemudik dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan tersebut untuk mendapatkan informasi dan bantuan selama perjalanan. "Kami berharap pemudik dapat memiliki perjalanan yang aman dan nyaman, serta dapat kembali ke rumah dengan selamat," kata pejabat Korlantas.

Dalam beberapa hari terakhir, telah terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pemudik, sehingga Korlantas berharap bahwa dengan imbauan dan pengawasan yang ketat, dapat mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan. "Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas, sehingga diharapkan pemudik dapat memiliki perjalanan yang aman dan nyaman," tambah pejabat Korlantas.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id