🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Nasional

Perintah Presiden Prabowo untuk Mengusut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Presiden Prabowo memerintahkan penyelidikan cepat penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS.

Agus Wigati

Penulis

17 March 2026
13 kali dibaca
Perintah Presiden Prabowo untuk Mengusut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan penyelidikan cepat dan tuntas terhadap insiden penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Tindakan Kekerasan (KontraS). Hal ini merupakan respon langsung dari pihak kepresidenan terhadap kejadian yang telah menimbulkan kekhawatiran dan kecaman dari berbagai pihak masyarakat.

Menurut keterangan dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), insiden penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan harus segera diusut tuntas. "Presiden Prabowo sangat serius dalam menangani kasus ini dan memerintahkan agar semua pihak yang terlibat dapat diidentifikasi dan diadakan pertanggungjawaban yang jelas," kata Mensesneg.

Insiden penyiraman air keras ini telah menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk dari aktivis HAM dan organisasi masyarakat sipil. Banyak yang menyerukan agar pemerintah segera mengambil tindakan yang efektif untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa pelaku dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sampai saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung dan pihak kepolisian telah mulai mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari saksi-saksi. "Kami berharap bahwa penyelidikan ini dapat segera rampung dan pelaku dapat diadakan pertanggungjawaban yang jelas," kata seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Presiden Prabowo juga telah menekankan pentingnya menjaga dan melindungi hak-hak asasi manusia di Indonesia, termasuk hak untuk berbicara dan berekspresi. "Presiden sangat serius dalam memastikan bahwa semua warga negara dapat menikmati hak-hak mereka tanpa rasa takut atau diskriminasi," kata Mensesneg.

Dalam beberapa hari mendatang, diharapkan bahwa hasil penyelidikan dapat segera diumumkan dan pelaku dapat diadakan pertanggungjawaban yang jelas. Masyarakat juga diharapkan dapat terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan dukungan kepada korban dan keluarganya.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id