Kesehatan

Perlukah Menggunakan Water Floss Setelah Rajin Menggosok Gigi? Simak Penjelasannya

Dalam era perawatan gigi yang semakin beragam, penting untuk memahami fungsi masing-masing alat pembersih gigi, termasuk water floss. Artikel ini membahas peran sikat gigi dan alat tambahan lainnya da...

I
Indriani Atmaja
07 September 2026 28 pembaca
Rajin sikat gigi, perlukah water floss? Foto: Getty Images/NoSystem images
Rajin sikat gigi, perlukah water floss? Foto: Getty Images/NoSystem images

Jakarta - Dengan semakin banyaknya produk perawatan gigi yang tersedia, alat pembersih gigi kini tidak hanya terbatas pada sikat dan pasta gigi. Berbagai pilihan seperti dental floss, water floss, dan obat kumur dapat dengan mudah ditemukan di toko maupun platform e-commerce. Namun, keberagaman ini sering menimbulkan kebingungan mengenai kapan sebaiknya alat-alat tersebut digunakan dan apakah menggosok gigi saja sudah cukup.

Pentingnya Sikat Gigi Sebagai Dasar Perawatan

Menurut drg Fariz Ramadhan dari Mayapada Dental Care (MDC), menggosok gigi tetap menjadi langkah paling penting dalam menjaga kebersihan mulut. Ia menekankan bahwa kesalahan umum yang sering terjadi adalah teknik menyikat yang terlalu keras, yang didasari anggapan bahwa "semakin ditekan, semakin bersih".

"Pada prinsipnya, pembersihan gigi yang utama kan sikat gigi ya. Prinsip dasar sikat gigi kan menyapu seluruh permukaan gigi tanpa tekanan berlebih, itu dulu," ungkap drg Fariz dalam acara Talk Show Peluncuran Mayapada Dental Care di Mayapada Hospital Jakarta Timur pada Jumat (4/9/2026).

Menyikat gigi dengan tekanan yang berlebihan justru dapat merusak lapisan gigi dan gusi. Selama semua permukaan gigi telah dibersihkan dengan benar dan lembut, fungsi dasar sikat gigi sudah terpenuhi.

Alat Pembersih Modern untuk Area Sulit

Meskipun menyikat gigi adalah metode utama, bulu sikat memiliki keterbatasan dalam menjangkau area tertentu, seperti sela-sela gigi yang rapat atau bagian belakang gigi geraham. Di sinilah alat pembersih modern berperan penting.

Sebelumnya, banyak orang menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa makanan, namun ukuran tusuk gigi yang tebal justru dapat memperlebar renggangan gigi. Inovasi telah menghasilkan dental floss berbentuk benang tipis dan teknologi water floss yang menggunakan semprotan air presisi.

"Dental floss, water floss, dan obat kumur itu penunjang dari sikat gigi. Nah, kalau digunakan secara bersama-sama hasilnya akan efektif. Jadi tidak menekankan pada hanya satu alat pembersih saja," jelasnya.

Penggunaan Flossing dan Obat Kumur yang Tepat

Kunci untuk pembersihan gigi yang optimal terletak pada kombinasi alat yang saling melengkapi. Setelah menggosok gigi, penting untuk memeriksa apakah masih ada sisa makanan yang terjebak di sela-sela gigi.

Dental floss ideal untuk menyisipkan benang tipis ke sela-sela gigi yang sempit atau area geraham yang sulit dijangkau sikat. Sementara itu, water floss dan obat kumur dapat digunakan sebagai alternatif atau pelengkap saat dental floss sulit digunakan. Semprotan air atau cairan obat kumur dapat menjangkau sudut-sudut tersembunyi.

Bagi sebagian orang, tekanan air dari water floss mungkin terasa cukup kuat di gusi. Namun, drg Fariz menegaskan bahwa tekanan alat tersebut umumnya sudah teruji aman, asalkan penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan.

"Mungkin tekanannya agak kuat, tapi sejujurnya hal itu pasti sudah diperhitungkan ya sebelum alat itu keluar. Artinya tekanannya mungkin masih dalam batas aman. Hanya saja penggunaannya harus lebih selektif lagi saja," ujarnya.

"(Misalnya) Bagian sini boleh (pakai) dental floss, bagian sini boleh water floss, itu tak masalah. Tapi yang paling utama sekali lagi sikat giginya dulu," lanjutnya.

Artikel Terkait