🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Puncak Arus Mudik H-2 Lebaran: Kemacetan di Tol Japek dan Nagreg Meningkat

Puncak arus mudik kedua terjadi H-2 Lebaran, dengan kepadatan signifikan di Jalur Tol Japek dan Nagreg. Berbagai rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mengatasi situasi ini.

Jaya Abdi

Penulis

20 March 2026
11 kali dibaca
Puncak Arus Mudik H-2 Lebaran: Kemacetan di Tol Japek dan Nagreg Meningkat

Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat menginformasikan bahwa H-2 Lebaran menjadi puncak arus mudik kedua tahun ini. Masyarakat mulai memanfaatkan momen tersebut untuk kembali ke kampung halaman, sehingga berbagai jalur lalu lintas mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, beberapa jalur utama seperti Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan Nagreg mencatat kepadatan yang cukup tinggi. "Kami telah melihat lonjakan kendaraan yang melewati Tol Japek yang mencapai angka di atas kapasitas normal," ujar seorang petugas Dishub yang terlibat dalam pengawasan arus mudik. Peningkatan ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga menjelang hari raya Idul Fitri.

Untuk mengatasi situasi ini, pihak berwenang telah menerapkan rekayasa lalu lintas. Beberapa langkah strategis telah diambil, termasuk pengalihan arus dan penambahan titik pemeriksaan untuk memastikan keselamatan para pemudik. "Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, meskipun dengan volume kendaraan yang begitu banyak," tambah petugas tersebut.

Selain itu, jalur Nagreg juga tidak luput dari perhatian. Para pengendara melaporkan kondisi jalan yang padat merayap, terutama pada jam-jam sibuk. "Satu jam perjalanan bisa menjadi dua hingga tiga jam di Nagreg," kata seorang pemudik yang terjebak dalam kemacetan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya perencanaan arus mudik yang baik untuk mengurangi beban lalu lintas.

Pihak kepolisian juga turut serta dalam pengawasan arus mudik ini. Mereka bekerja sama dengan Dishub untuk memastikan kelancaran perjalanan dan mengurangi potensi kecelakaan. "Keamanan dan kenyamanan pemudik adalah prioritas utama kami selama periode ini," ujar salah satu petugas dari kepolisian setempat.

Walaupun berbagai upaya dilakukan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Diharapkan dengan kesadaran masing-masing pengguna jalan, perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Hingga saat ini, pihak berwenang terus memantau situasi dan akan memperbarui strategi jika diperlukan.

Secara keseluruhan, puncak arus mudik H-2 Lebaran menunjukkan dinamika yang tinggi, dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi. Dinars Perhubungan dan instansi terkait terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan begitu, diharapkan momen Lebaran ini dapat dinikmati oleh seluruh pemudik dengan lancar dan selamat.

Artikel Terkait

Sumber: www.jpnn.com