🔴 Breaking
Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Informasi Terbaru Harga BBM Pertamina Per 11 April 2026: Dari Pertalite hingga Pertamax Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Informasi Terbaru Harga BBM Pertamina Per 11 April 2026: Dari Pertalite hingga Pertamax
Nasional

Roy Suryo Kritik Rismon Sianipar dengan Boneka Kucing

Roy Suryo mengkritik Rismon Sianipar menggunakan boneka kucing, menyebutnya "Meong"

Vina Maharani

Penulis

17 March 2026
12 kali dibaca
Roy Suryo Kritik Rismon Sianipar dengan Boneka Kucing

Baru-baru ini, Roy Suryo melakukan kritik terhadap Rismon Sianipar dengan menggunakan boneka kucing. Dalam sebuah pernyataan, Roy Suryo menyebut Rismon Sianipar sebagai "Meong" yang merupakan julukan untuk kucing dalam bahasa Indonesia. Ini menunjukkan bahwa Roy Suryo sedang mencoba untuk mengkritik Rismon Sianipar dengan cara yang unik dan menarik perhatian.

Roy Suryo memilih menggunakan boneka kucing sebagai simbol kritiknya karena kucing dikenal sebagai hewan yang licin dan gesit. Dengan menggunakan boneka kucing, Roy Suryo mungkin ingin menyampaikan bahwa Rismon Sianipar memiliki sifat yang sama, yaitu licin dan sulit untuk dipahami. Selain itu, boneka kucing juga dapat diartikan sebagai simbol kepolosan dan ketidaktahuan, sehingga Roy Suryo mungkin ingin menyampaikan bahwa Rismon Sianipar tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang isu yang sedang dibahas.

Menurut sumber, Roy Suryo melakukan kritik ini karena Rismon Sianipar telah membuat pernyataan yang dianggap kontroversial dan tidak tepat. Roy Suryo merasa bahwa pernyataan tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan orang lain. Dengan menggunakan boneka kucing, Roy Suryo ingin menyampaikan bahwa pernyataan Rismon Sianipar tidak memiliki dasar yang kuat dan hanya berdasarkan pada opini pribadi.

Rismon Sianipar belum memberikan tanggapan atas kritik yang dilakukan oleh Roy Suryo. Namun, kritik ini telah menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat dan menarik perhatian dari banyak orang. Banyak yang merasa bahwa kritik Roy Suryo adalah wajar dan tepat, karena pernyataan Rismon Sianipar memang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan orang lain.

Perlu diingat bahwa kritik dan perdebatan adalah bagian dari demokrasi dan kebebasan berekspresi. Namun, perlu diingat bahwa kritik harus dilakukan dengan cara yang sopan dan tidak menyerang pribadi orang lain. Dalam hal ini, Roy Suryo telah melakukan kritik dengan cara yang unik dan menarik perhatian, namun tetap sopan dan tidak menyerang pribadi Rismon Sianipar.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id