Rupiah memulai perdagangan hari ini dengan posisi yang lebih rendah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan informasi dari Bloomberg, nilai tukar rupiah dibuka di angka Rp 17.645 per dolar AS, mengalami penurunan sebesar 0,3% atau setara dengan 5 poin. Pada pukul 09.12, rupiah menunjukkan pergerakan positif dengan berada di level Rp 17.632 per dolar AS, naik 0,05% atau 8 poin.
Pada sesi perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di angka Rp 17.640 per dolar AS, yang menunjukkan penguatan dua poin dari level Rp 17.642 per dolar AS. Meskipun sempat mengalami penurunan hingga 25 poin ke level Rp 17.640, rupiah berhasil berbalik menguat sedikit menjelang akhir perdagangan.
Proyeksi Pergerakan Rupiah
Nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak dalam konsolidasi terhadap dolar hari ini. Analis dari Doo Financial, Lukman Leong, menyatakan bahwa minimnya rilis data ekonomi yang signifikan dari dalam maupun luar negeri membuat pergerakan rupiah diperkirakan akan terbatas. "Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS di tengah absennya data ekonomi penting baik dari internal maupun eksternal hari ini," ungkap Lukman pada Selasa (8/9).
Lukman menambahkan bahwa rupiah mungkin mendapatkan dukungan dari indeks dolar AS yang sedang mengalami koreksi. Namun, penguatan mata uang Garuda masih akan menghadapi tekanan akibat kenaikan harga minyak mentah dunia yang disebabkan oleh eskalasi geopolitik di Timur Tengah. "Walau rupiah mungkin didukung oleh indeks dolar yang terpantau terkoreksi, namun harga minyak mentah dunia yang masih naik oleh eskalasi di Timur Tengah membebani," ujarnya.
Kenaikan Harga Minyak dan Dampaknya
Kenaikan harga minyak kembali menjadi sorotan pasar. Saat ini, harga minyak Brent berada di kisaran US$ 97 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) mendekati US$ 93 per barel. Kenaikan harga ini terjadi setelah ketegangan antara AS dan Iran meningkat, yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah.
Lukman memperkirakan bahwa hari ini rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 17.600 hingga Rp 17.700 per dolar AS.