Ekonomi

Rupiah Tertekan oleh Lonjakan Harga Minyak Global

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan Jumat, dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia yang mencapai level signifikan.

V
Vina Maharani
11 September 2026 31 pembaca
Tia Dwitiani Komalasari
Tia Dwitiani Komalasari

Pada pembukaan perdagangan hari Jumat, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah sebesar 38 poin atau 0,22 persen, menjadi Rp17.585 per dolar AS. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di Rp17.547 per dolar AS.

Penyebab Pelemahan Rupiah

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menjelaskan bahwa penurunan nilai rupiah ini dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah global. "Harga minyak Brent menembus level 100 dolar AS per barel di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, menyusul klaim Iran bahwa pihaknya telah menyerang sepuluh kapal di sekitar Selat Hormuz setelah serangan AS menenggelamkan lima kapal tanker Iran," ungkapnya pada Jumat (11/9).

Menurut Josua, lonjakan harga minyak ini kembali menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor terkait risiko pelebaran twin deficits, yaitu defisit transaksi berjalan dan defisit fiskal. Data terbaru menunjukkan bahwa indeks harga produsen (Producer Price Index/PPI) AS untuk bulan Agustus 2026 tercatat lebih tinggi dari ekspektasi, yang mencerminkan tekanan inflasi yang masih ada di tingkat produsen.

Implikasi Kenaikan Suku Bunga

PPI AS meningkat menjadi 5,4 persen year on year (yoy), naik dari 4,8 persen yoy pada bulan sebelumnya, dan melampaui konsensus yang diperkirakan sebesar 5,3 persen yoy. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan biaya energi. Setelah rilis data tersebut, kemungkinan kenaikan suku bunga oleh The Fed pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan September 2026 meningkat menjadi lebih dari 70 persen, yang pada gilirannya mendorong kenaikan indeks dolar AS dan yield UST.

Josua memperkirakan bahwa hari ini, pergerakan rupiah akan berada dalam kisaran Rp17.575 hingga Rp17.700 per dolar AS.

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id. Nikmati pengalaman membaca yang lebih nyaman dan fitur menarik lainnya melalui aplikasi mobile Katadata.

Artikel Terkait