🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Serangan Terhadap Aktivis KontraS: Anies Minta Usut Tuntas Pemberi Perintah

Serangan terhadap aktivis KontraS dipandang sebagai tindakan terorganisasi. Anies ingin mengusut tuntas pemberi perintah di balik serangan tersebut.

Jaya Abdi

Penulis

21 March 2026
10 kali dibaca
Serangan Terhadap Aktivis KontraS: Anies Minta Usut Tuntas Pemberi Perintah

Belum lama ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan bahwa serangan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Tindakan Kekerasan (KontraS) merupakan tindakan yang terorganisasi. Ia berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas pemberi perintah di balik serangan tersebut. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

Anies menegaskan bahwa serangan terhadap aktivis KontraS tidak dapat dipandang sebagai tindakan biasa. Ia mengatakan, "ini adalah tindakan yang terorganisasi, dan kita harus mengusut tuntas siapa yang memberi perintah di balik serangan ini." Pernyataan Anies ini menunjukkan keseriusannya dalam menangani kasus ini dan menegakkan hukum di Jakarta.

Menurut saksi, serangan terhadap aktivis KontraS terjadi pada malam hari ketika mereka sedang melakukan kegiatan di kantor KontraS. Para pelaku serangan dilaporkan menggunakan kekerasan dan mengancam para aktivis. "Kami sangat terkejut dan takut ketika para pelaku serangan datang dan mulai melakukan kekerasan," kata salah satu saksi.

Komite untuk Orang Hilang dan Tindakan Kekerasan (KontraS) adalah sebuah organisasi non-pemerintah yang bergerak dalam penegakan hak asasi manusia dan penyelesaian kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia. Serangan terhadap aktivis KontraS ini dapat dipandang sebagai upaya untuk mengintimidasi dan membungkam suara-suara yang kritis terhadap pemerintah.

Polisi telah memulai penyelidikan terhadap serangan ini dan berjanji untuk mengusut tuntas kasus ini. "Kami akan melakukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas serangan ini," kata seorang pejabat polisi.

Peristiwa serangan terhadap aktivis KontraS ini telah menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan, termasuk dari organisasi hak asasi manusia dan masyarakat sipil. Mereka menuntut pemerintah untuk segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan kasus ini dan menjamin keamanan bagi para aktivis dan masyarakat sipil.

Dalam beberapa hari ke depan, kita dapat mengharapkan perkembangan lebih lanjut dalam penyelidikan serangan terhadap aktivis KontraS. Pemerintah dan aparat keamanan diharapkan dapat bekerja sama untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas serangan ini dan menjamin bahwa para pelaku dapat diadili secara adil.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id