Hiburan

Serial Tante Sonya: Menariknya Kisah Cinta dan Kehidupan yang Dihadapi

Serial Tante Sonya yang tayang di WeTV berhasil menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang mengangkat tema cinta beda usia dan konflik keluarga.

D
Dinda Mughni
25 September 2026 25 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Para pemain serial Tante Sonya dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026) [Suara.com/Sumarni]
Para pemain serial Tante Sonya dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026) [Suara.com/Sumarni]

Rapi Films telah meluncurkan serial berjudul Tante Sonya di platform WeTV, yang dibintangi oleh Raihaanun, Maxime Bouttier, dan Hamish Daud. Serial ini mengisahkan hubungan romantis di lingkungan kantor dengan perbedaan usia mencapai 14 tahun, serta menyoroti konflik dalam keluarga. Serial ini ditayangkan setiap hari Jumat dan Sabtu.

Sejak debutnya, Tante Sonya telah mencuri perhatian banyak penonton. Dikenal sebagai serial yang melibatkan aktor-aktor terkenal seperti Raihaanun, Maxime Bouttier, dan Hamish Daud, tayangan ini hadir setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.00 WIB. Selain menampilkan kisah cinta, serial ini juga mengeksplorasi isu-isu keluarga, pekerjaan, dan rasa tidak percaya diri yang sering muncul dalam hubungan yang melibatkan perbedaan usia.

Alur Cerita yang Menarik

Salah satu daya tarik utama dari serial ini adalah interaksi antara karakter Sonya Mahardika Laksono, yang diperankan oleh Raihaanun, dan Ben Adrian yang diperankan oleh Maxime Bouttier. Hubungan mereka dimulai ketika Ben berada dalam keadaan terpuruk dan mendapatkan dukungan dari Sonya. Maxime Bouttier menjelaskan, "Jadi Tante Sonya ini simple sebenernya office romance dan ada age gap antara Sonya dan Ben. Ben ini lagi dikondisi terpuruk dan dibantu Sonya. Dari situ, Ben langsung jatuh cinta sama Sonya." Ia menambahkan bahwa setelah delapan tahun terpisah, Ben berusaha mencari tahu perubahan yang terjadi pada Sonya saat mereka bertemu kembali.

Maxime juga menekankan bahwa perbedaan usia bukanlah satu-satunya tantangan dalam cerita ini. Rasa insecure dalam hubungan juga menjadi tema yang relevan. Ia menyatakan, "Mungkin ini sangat relate banyak orang yang age gap itu gak ada artinya, insecure itu pasti ada antara laki-laki dan perempuan dan itu diangkat di Tante Sonya. Ada konflik office romance, dan keluarganya."

Karakter Sonya yang Kompleks

Raihaanun menggambarkan karakter Sonya sebagai sosok yang tidak sempurna. Meskipun terlihat tegas dan mandiri, Sonya juga memiliki sisi rapuh yang membuatnya lebih manusiawi. Ia menjelaskan, "Karena Tante Sonya itu, dia itu sebenernya walau age gap, dia 14 tahun beda sama Ben. Dia walau terlihat tegas dan mapan, tapi aslinya juga rapuh juga. Sisi-sisi itu di Tante Sonya dibuat manusia pada umumnya yang akan relate dengan banyak orang."

Interaksi antara Maxime dan Raihaanun juga menjadi sorotan dalam serial ini. Maxime mengungkapkan bahwa proses membangun chemistry di antara mereka tidak terlalu sulit karena mereka telah melakukan pembacaan naskah selama dua bulan. "Sebenernya gak terlalu challenge, kita reading tuh dua bulan. Kita coba ubah dialognya supaya relate dengan Ben dan Sonya," ujarnya.

Pengalaman syuting juga memberikan kenangan tak terlupakan bagi Maxime, termasuk saat ia harus menjalani adegan di mana Raihaanun menamparnya. "Mungkin di syuting, ada momen aku main piano, ada momen Sonya tampar aku. Ternyata kalo dia nampar aku, ternyata nampar beneran. Ada take adegan itu lima sampe enam kali. Dia ngomong Max aku beneran loh (namparnya). Tapi its okay, cuma wow keras bener. Aku gak pernah ditampar sekeras itu. Itu challenge lucu sih," kenangnya dengan tawa.

Artikel Terkait