Kesehatan

Siswi Karo Alami Gangguan Ingatan Setelah Keracunan, Kemenkes Berikan Penjelasan

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa belum ada bukti yang mengaitkan gangguan ingatan seorang siswi di Karo dengan program Makanan Bergizi Gratis. Siswi tersebut saat ini masih mendapatkan perawata...

D
Dinda Mughni
09 September 2026 43 pembaca
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/helovi
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/helovi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai hubungan antara gangguan ingatan yang dialami oleh seorang siswi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Siswi tersebut adalah Febiona Purba yang berusia 16 tahun, yang sebelumnya mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG, dan kini masih dalam perawatan di RSUP Adam Malik Medan.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyatakan bahwa Febiona saat ini sedang ditangani oleh dokter spesialis gastro anak dan dokter psikiatri. "Saat ini sedang ditangani di RS Adam Malik Medan oleh dokter spesialis gastro anak dan dokter psikiatri," jelas Aji saat dihubungi pada Rabu, 9 September 2026.

Pernyataan Kemenkes Tentang Gangguan Ingatan

Aji menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menarik kesimpulan bahwa gangguan ingatan yang dialami oleh Febiona terkait dengan program MBG. "Belum dapat disimpulkan ada kaitan dengan MBG," tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, juga memberikan penjelasan mengenai kondisi Febiona. Menurut Donal, orang tua Febiona sempat melaporkan adanya gangguan ingatan saat putrinya dirawat di RSU Haji Medan. Namun, tim medis yang mendampingi melaporkan bahwa Febiona masih dapat berkomunikasi dengan baik hingga dia keluar dari rumah sakit. "Sepengetahuan kami selama mendampingi yang bersangkutan di RS Haji saat kunjungan, orangtua pernah menyampaikan hal tersebut. Namun tim kami yang mendampingi melaporkan kondisi yang bersangkutan per hari sampai kepulangan ke Karo, yang bersangkutan dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat menceritakan pengalamannya," ungkap Donal kepada detikSumut pada Rabu, 9 September 2026.

Perkembangan Terbaru Kondisi Febiona

Donal menambahkan bahwa mereka bertemu kembali dengan Febiona di RSUP Adam Malik Medan pada 8 September 2026, dan saat itu Febiona masih mengenali anggota tim yang menjenguknya. "Saat kami ketemu lagi tanggal 8 September di RS Adam Malik, yang bersangkutan masih mengenal kami dan kami berbicara dengan baik," ujarnya. Ia memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau kesehatan Febiona. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, juga disebutkan terus memperhatikan kondisi siswi tersebut.

Orang tua Febiona, Elvinus Lusiana Sitanggang, mengungkapkan bahwa putrinya mengalami gangguan ingatan setelah menjalani perawatan. Elvinus menjelaskan bahwa gangguan tersebut tidak langsung muncul saat Febiona pertama kali dirawat. "Pas awal dirawat itu belum (ada gangguan ingatan). Selama pulang dari Rumah Sakit Umum masih biasa, normal. Tapi setelah sampai di rumah, dia kejang, kami bawa ke RS Haji, di situlah dia mulai omongannya udah kayak anak-anak," kata Elvinus pada Senin, 7 September.

Elvinus juga menyatakan bahwa Febiona sempat tidak mengenali beberapa orang terdekatnya, termasuk keluarga dan teman sekolah. Dia berharap putrinya mendapatkan penanganan yang tepat agar dapat segera pulih. Febiona dikenal sebagai siswi berprestasi dan menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS di sekolahnya. Meskipun demikian, saat ini kondisi kesehatan Febiona belum memungkinkan untuk kembali mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.

Artikel Terkait