Pendidikan

SMA Trensains Sragen Lolos Program Sekolah Garuda dengan 1.900 Prestasi

SMA Trensains Muhammadiyah Sragen berhasil lolos Program Sekolah Garuda Transformasi berkat pencapaian 1.900 prestasi nasional dan internasional.

D
Dinda Mughni
14 July 2026 19 pembaca
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional. /Espos.
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional. /Espos.

SMA Trensains Muhammadiyah Sragen resmi menjadi salah satu dari 42 sekolah di Indonesia yang lolos Program Sekolah Garuda Transformasi. Keberhasilan ini didukung oleh capaian sekitar 1.900 prestasi tingkat nasional dan internasional sepanjang tahun 2025, yang membuka peluang bagi ratusan siswa kelas XI dan XII untuk mengikuti pembinaan menuju perguruan tinggi luar negeri, termasuk kampus yang masuk 100 besar dunia.

Program Sekolah Garuda Transformasi dirancang untuk mempersiapkan siswa berprestasi agar mampu bersaing di tingkat global melalui berbagai penguatan akademik, pengembangan kompetensi, hingga pendampingan masuk universitas internasional.

Sempat Gagal pada 2025, Kini Berhasil Lolos

Penanggung Jawab Program Sains SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, Arifin Aji Nugroho, mengungkapkan bahwa sekolah berbasis pesantren sains yang berada di Dukuh Dawe, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, sebelumnya sempat gagal mengikuti Program Sekolah Garuda Transformasi pada tahun 2025. Namun, setelah mendaftar kembali pada tahun 2026, SMA Trensains akhirnya berhasil lolos sebagai peserta program.

Arifin menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang mengantarkan sekolahnya lolos adalah pencapaian prestasi siswa yang sangat tinggi sepanjang tahun lalu. "Selama setahun lalu kami berhasil meraih 1.900-an prestasi. Sekitar 600-an prestasi di antaranya dikurasi di Pusat Prestasi Nasional," ujarnya. Prestasi tersebut didominasi oleh karya ilmiah remaja, esai, poster ilmiah, olimpiade, hingga bidang olahraga tingkat nasional.

Lulusan Banyak Diterima di PTN dan Kampus Luar Negeri

Tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, SMA Trensains juga mencatat tingkat keberhasilan tinggi dalam penerimaan perguruan tinggi. Dari 101 lulusan tahun 2026, sebanyak 96 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Salah satu lulusan berprestasi, Muhamad Arfani Abbas asal Jakarta, bahkan memperoleh lima Letter of Acceptance (LoA) dari universitas luar negeri sekaligus meraih Beasiswa Garuda. Ia memilih melanjutkan studi di University of Toronto, Kanada, pada Program Studi Molecular Biology and Biotechnology.

Fokus Siapkan Siswa ke Kampus Top Dunia

Arifin menjelaskan bahwa persyaratan untuk mengikuti Program Sekolah Garuda Transformasi cukup ketat. Selain melihat prestasi siswa, seleksi juga mempertimbangkan rekam jejak lulusan, perguruan tinggi tujuan, hingga program studi yang dipilih alumni. Berbagai pencapaian yang diraih sekolah selama setahun terakhir menjadi modal penting dalam proses seleksi.

Ia menuturkan bahwa keikutsertaan SMA Trensains dalam Program Sekolah Garuda bertujuan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan bertaraf internasional melalui berbagai program pengayaan, termasuk pembinaan manajemen sekolah, pelatihan guru, dan pendampingan intensif IELTS bagi siswa. "Harapan kami, program ini bisa dirasakan secara menyeluruh oleh semua siswa, khususnya Kelas XI dan Kelas XII," tambah Arifin.

Saat ini, SMA Trensains memiliki 93 siswa kelas XI dan 119 siswa kelas XII, yang semuanya berpeluang mengikuti pembinaan dalam Program Sekolah Garuda Transformasi untuk mempersiapkan studi di perguruan tinggi luar negeri. Arifin juga menambahkan bahwa SMA Trensains Muhammadiyah Sragen telah mengikuti tahap orientasi bersama 42 sekolah terpilih di Jakarta pada pekan lalu, dan di Jawa Tengah, hanya enam sekolah yang berhasil masuk dalam skema Program Sekolah Garuda Transformasi.

Artikel Terkait