Politik

Strategi Koalisi Prabowo dalam Mengubah Batas Ambang Pemilu

Pada malam Jumat, 11 September 2026, tujuh pemimpin partai dari Koalisi Indonesia Maju Plus mengadakan rapat di Istana Negara, Jakarta Pusat, untuk membahas revisi Undang-Undang Pemilihan Umum.

A
Agus Wigati
29 September 2026 25 pembaca
tempo.co Sumber: tempo.co
Ilustrasi: Tempo/Munzir Fadly
Ilustrasi: Tempo/Munzir Fadly

Pada malam hari yang cerah di kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, tujuh tokoh penting dari Koalisi Indonesia Maju Plus berkumpul pada Jumat malam, 11 September 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yang mengatur tentang Pemilihan Umum.

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memulai rapat dengan menyampaikan hasil kajian yang dilakukan oleh Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat mengenai regulasi pemilu. Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin partai mendiskusikan berbagai aspek yang berkaitan dengan ambang batas pemilu dan strategi yang perlu diterapkan untuk mencapai tujuan mereka.

Diskusi Strategis

Rapat ini menjadi kesempatan bagi para pemimpin untuk saling bertukar pandangan mengenai langkah-langkah yang diperlukan untuk merevisi aturan yang ada. Mereka sepakat bahwa perubahan ambang batas pemilu dapat mempengaruhi dinamika politik dan meningkatkan peluang koalisi dalam pemilihan mendatang.

Tujuan Revisi

Dengan melakukan revisi terhadap undang-undang pemilu, koalisi berharap dapat menciptakan sistem yang lebih adil dan akomodatif bagi semua partai yang terlibat. Pembahasan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang bermanfaat bagi semua pihak dalam menghadapi pemilu yang akan datang.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait