Hiburan

Tantangan Membuat Film Komedi: Mengundang Tawa Lebih Sulit daripada Menakut-nakuti

Film Sisa Semalam menggabungkan elemen horor dan komedi, namun proses produksinya menghadapi tantangan tersendiri dalam menciptakan momen lucu yang berhasil menghibur penonton.

A
Agus Wigati
23 September 2026 30 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Shankar, Rini, John, dan Dodit saat media visit film Sisa Semalam di Kantor Suara.com, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Shankar, Rini, John, dan Dodit saat media visit film Sisa Semalam di Kantor Suara.com, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Film Sisa Semalam, yang merupakan kombinasi antara horor dan komedi, menyuguhkan berbagai elemen drama, romansa, aksi, dan humor. Dalam proses produksinya, terdapat tantangan yang cukup signifikan, yaitu memastikan setiap adegan komedi mampu memicu tawa penonton saat skenario diadaptasi ke layar lebar.

Produser film ini, Shankar, mengungkapkan bahwa menciptakan momen tawa bagi penonton ternyata lebih sulit dibandingkan menciptakan rasa takut dalam film horor. "Kalau di film ini jujur tantangannya cukup besar, ternyata membuat penonton takut lebih mudah daripada membuat penonton tertawa. Membuat film horor lebih mudah dibanding membuat film komedi, lebih sulit membuat film komedi," jelas Shankar saat kunjungan media ke kantor Suara.com pada Rabu (23/9/2026).

Tantangan Sejak Penulisan Skenario

Shankar menambahkan bahwa tantangan dalam menciptakan humor sudah dimulai sejak tahap penulisan skenario. Ia menjelaskan bahwa adegan yang terasa lucu saat dibaca belum tentu akan menghasilkan reaksi yang sama ketika ditampilkan secara visual. "Kadang kalau kita membaca skenario, walaupun ini lucu tapi kita enggak ketawa, kondisi apa pun bahasa kertas mau dibikin bahasa visualnya tidak akan bisa ketawa juga," ujarnya. Oleh karena itu, materi dalam skenario perlu dianalisis berulang agar lelucon yang ditulis dapat diterjemahkan dengan baik saat produksi berlangsung.

"Banyak tulisan-tulisan lucu di kertas, tapi di gambar enggak lucu dan biasa-biasa saja. Itu tantangan yang masih preparation, yang masih dipersiapkan," tambahnya.

Peran Pemain dalam Menciptakan Komedi

Pengalaman para pemain juga berperan penting dalam menghadirkan unsur komedi di Sisa Semalam. Dodit Mulyanto dan John, yang memiliki latar belakang sebagai komika, mengaku menikmati proses syuting film ini. John menyatakan bahwa komedi merupakan bagian dari pengalaman dan pelatihannya sebagai aktor, namun ia tetap terbuka untuk mengeksplorasi karakter di luar genre yang biasa ia mainkan. "Sebagai aktor dan background komika, main film komedi merupakan suatu hal yang kita makan dan menjadi bahan kita latihan juga sehingga sudah biasa. Tapi untuk eksplor seperti keluar dari dunia kita, komedi, itu perlu," ungkap John.

John juga merasa senang karena film ini membawanya bertemu kembali dengan teman-teman yang sudah dianggap seperti keluarga. "Saya merasa seru karena sudah saya anggap seperti keluarga, jadi lebih enjoy aja ketika shooting. Kita dikasih kebebasan sebagai pemain untuk bisa mengeksplor setiap scene dan adegan juga. Jadi kita sharing sebelum take, itu yang bikin kami nyaman selama di lokasi shooting," tambahnya.

Sementara itu, Dodit mengungkapkan ketertarikan terhadap cerita Sisa Semalam yang menurutnya terasa segar. Selain komedi, ia juga memiliki minat pada genre horor. "Ini juga passion kita ya di komedi. Kemudian ingin mendalami ilmu hitam," ucap Dodit sambil bercanda.

Artikel Terkait