🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Nasional

Tragedi Maut di Jagakarsa: 4 Pekerja Tewas, Polisi Selidiki Kronologi

Tragedi maut terjadi di Jagakarsa, Jaksel, menyebabkan 4 pekerja tewas. Polisi sedang menyelidiki kronologi kejadian.

Indriani Atmaja

Penulis

05 April 2026
7 kali dibaca
Tragedi Maut di Jagakarsa: 4 Pekerja Tewas, Polisi Selidiki Kronologi

Sebuah tragedi maut telah terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang menyebabkan empat pekerja tewas. Kejadian ini telah memicu penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk memahami kronologi kejadian. Menurut informasi yang diterima, keempat pekerja tersebut tewas dalam sebuah insiden yang terjadi di tempat kerja mereka.

Polisi telah memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. "Kami masih menyelidiki kronologi kejadian dan menyempurnakan data-data yang diperlukan," kata salah seorang pejabat kepolisian. Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian dan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk memecahkan kasus ini.

Menurut saksi mata, kejadian tersebut terjadi pada saat pekerja sedang melakukan aktivitas rutin di tempat kerja. "Saya mendengar suara keras dan melihat beberapa pekerja terjatuh," kata salah seorang saksi. Saksi lainnya juga mengatakan bahwa mereka melihat pekerja-pekerja tersebut terjatuh sebelum dibawa ke rumah sakit.

Penyebab pasti kejadian tersebut masih belum diketahui, namun pihak kepolisian berjanji untuk menyelidiki secara menyeluruh dan transparan. "Kami akan melakukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan untuk mengetahui penyebab kejadian ini," kata pejabat kepolisian. Pihak kepolisian juga berharap bahwa penyelidikan ini dapat membantu mencegah kejadian serupa di masa depan.

Keluarga korban telah diberitahu tentang kejadian tersebut dan sedang mendapatkan dukungan dari pihak kepolisian dan pemerintah setempat. "Kami sangat sedih dan terkejut dengan kejadian ini," kata salah seorang keluarga korban. Pihak kepolisian juga berjanji untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban dan membantu mereka dalam proses pemulihan.

Tragedi ini telah memicu perhatian dari masyarakat dan pemerintah setempat. Pemerintah setempat telah berjanji untuk melakukan tindakan yang tepat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. "Kami akan melakukan tindakan yang tepat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan," kata salah seorang pejabat pemerintah setempat.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id