SLEMAN—Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta mengadakan Unisa Fest dengan tema eko-green yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan. Pada tahun ini, acara tersebut mengintegrasikan misi sosial dengan pengelolaan sampah botol plastik untuk mendukung beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.
Kepala Humas dan Protokol Unisa Yogyakarta, Sinta Maharani, menyampaikan bahwa kampus telah menyiapkan 1.500 tiket untuk kegiatan fun walk. Hingga menjelang pelaksanaan, sebanyak 1.300 tiket telah terjual. Kampus menargetkan kehadiran sekitar 1.000 peserta di lokasi acara setiap harinya. Tiket fun walk dijual dengan harga Rp10.000, dan seluruh hasil penjualannya akan disalurkan untuk pengembangan UMKM disabilitas Muhammadiyah. "Target awal kami 1.000 orang per hari, tetapi kupon yang sudah terjual saat ini sudah mencapai 1.300 lembar," ungkap Sinta.
Pengelolaan Sampah Melalui Tiket Masuk
Konsep ramah lingkungan juga diterapkan dengan memberikan akses gratis bagi pengunjung yang membawa dan mendonasikan botol plastik bekas di lokasi acara. Inisiatif ini melanjutkan program pengelolaan sampah yang telah dijalankan oleh Unisa Yogyakarta selama tiga tahun terakhir, di mana kampus melakukan pemilahan dan pengolahan sampah organik dan non-organik melalui kelompok mahasiswa yang dikenal dengan Sampah Sadar Edukasi.
Sinta menjelaskan bahwa aktivitas harian sekitar 7.000 mahasiswa di Unisa menghasilkan volume sampah yang signifikan. Sampah botol plastik kemudian dipilah dan dikelola kembali oleh mahasiswa. "Di Unisa sendiri ada sekitar 7.000 mahasiswa. Setiap harinya, aktivitas akademika menghasilkan volume sampah yang lumayan besar. Oleh karena itu, melalui wadah Saseda, sampah botol plastik kita milah dan kelola ulang. Hasil pengelolaan tersebut dialokasikan menjadi beasiswa bagi mahasiswa kami yang membutuhkan," jelasnya. Dengan pendekatan ini, Unisa Fest tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dan mendukung pendidikan mahasiswa yang kurang mampu.
Fun Walk Menyusuri Kampung Santri
Selain fokus pada pengelolaan sampah, Unisa Fest juga menyajikan kegiatan fun walk dengan tema Melampah Sesarengan Niti Cagar Budaya Kampung Santri. Rute fun walk dimulai dari kampus Unisa Yogyakarta menuju utara hingga depan Masjid Pathok Nagari Mlangi, melintasi SD Muhammadiyah Mlangi, pertigaan SMP Ma'arif, kawasan belakang Unisa, dan pertigaan Cambahan sebelum kembali ke kampus.
Sinta menambahkan bahwa rute ini dipilih untuk memperkenalkan peserta pada cagar budaya dan potensi kawasan kampung santri yang berada di sekitar kampus. "Lewat rute ini kami ingin mengajak peserta menyusuri cagar budaya dan potensi kawasan kampung santri di sekitar kampus. Selain itu, ada juga Pasar Rakyat yang khusus menyajikan kuliner serta makanan tradisional," imbuhnya.
Partisipasi dalam fun walk semakin menarik dengan berbagai hadiah yang disiapkan oleh panitia. Hadiah utama berupa kambing, sementara hadiah lainnya mencakup sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, TV, peralatan rumah tangga, hingga smartwatch. Rangkaian Unisa Fest dijadwalkan berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.30 WIB, dengan agenda fun walk dimulai lebih awal pada pukul 07.00 WIB.