JAKARTA - Spons cuci piring merupakan alat yang sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari di dapur. Namun, di balik fungsinya untuk membersihkan peralatan makan, spons ini dapat melepaskan jutaan partikel mikroplastik yang berpotensi menempel pada piring dan kemudian masuk ke dalam makanan.
Informasi ini disampaikan oleh Bang Sap, seorang influencer dan praktisi bisnis lingkungan, melalui unggahan di akun Instagram-nya. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan spons cuci piring yang sudah dalam kondisi rusak. "Tiap kali digosok, spons ini melepas partikel plastik super kecil yang ikut nempel ke piring dan masuk ke makananmu,” ujarnya.
Komposisi Spons Cuci Piring
Bang Sap menjelaskan bahwa spons cuci piring biasanya terbuat dari busa poliuretan. Material ini akan terus mengalami gesekan saat digunakan, sehingga secara perlahan akan melepaskan serpihan-serpihan halus yang dikenal sebagai mikroplastik. “Mata kita memang nggak bisa lihat, tapi jumlahnya nggak sedikit. Dan makin lama dipakai, makin parah,” tambahnya.
Pentingnya Mengganti Spons Secara Rutin
Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk mengganti spons cuci piring secara berkala agar terhindar dari risiko kesehatan akibat mikroplastik. Kesadaran akan bahaya ini diharapkan dapat meningkatkan perhatian masyarakat terhadap penggunaan alat dapur yang aman dan bersih.