Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan posisi strategis Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam peta politik Partai Golkar, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Menurutnya, kejayaan Golkar di wilayah timur selalu bertumpu pada Sulsel. Hal itu disampaikan Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (18/7/2026).
Dalam pidatonya, Bahlil menggunakan metafora tentang matahari untuk menggambarkan pergeseran pusat kekuatan politik di Indonesia Timur. "Setelah kita pikir, matahari tidak terbit dari tengah. Tapi dari timur, dari Maluku. Habis itu satu jam masuk ke Makassar, baru masuk ke Jakarta," kata Bahlil.
Ia mengatakan Sulsel memiliki peran penting sebagai simpul kekuatan Golkar di kawasan timur Indonesia. Menurutnya, daerah-daerah lain di wilayah timur selama ini menjadikan Sulsel sebagai acuan dalam membangun kekuatan partai. "Bicara Partai Golkar di wilayah timur, simpulnya Sulawesi Selatan. Kejayaan Partai Golkar di wilayah timur selalu semuanya ambil contoh di Sulsel," ujarnya.
Tak hanya di internal partai, Bahlil juga menilai kepemimpinan politik nasional dari kawasan timur selama ini banyak merujuk pada Sulsel. Ia kemudian kembali mengibaratkan dinamika politik dengan perjalanan matahari yang terbit dari kawasan timur Indonesia sebelum menuju Jakarta. "Dan ternyata, kita pikir, matahari itu ternyata tidak terbit dari tengah. Tapi dari timur, Papua lalu ke Maluku. Habis itu satu jam masuk ke Makassar, baru dia masuk ke Jakarta," tuturnya.
Bahlil pun mengajak seluruh kader Golkar menjadikan Musda sebagai momentum mengembalikan dominasi partai berlambang pohon beringin itu di Sulsel. "Kita harus bersepakat mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Provinsi Sulawesi Selatan. Tidak ada cara lain, ini keinginan kita semua. Keinginan kolektif," ucapnya.
Menurut Bahlil, keberhasilan Golkar memperkuat basis di Sulsel akan menjadi modal untuk mengerek perolehan suara di daerah lain. "Rasanya kalau itu bisa kita lakukan, maka daerah lain juga bisa mengikut," katanya. Ia juga berpesan kepada ketua DPD Golkar Sulsel yang terpilih nanti agar fokus meningkatkan perolehan kursi legislatif, baik di DPR RI maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota. "Pertama bagaimana kita menaikkan kursi partai. Dari 102 di DPR RI jadi lebih, provinsi juga kita naikkan kursinya, kabupaten juga kita naikkan. Ini adalah tugas pengurus baru ke depannya," ujar Bahlil.