Nasional

BMKG Identifikasi Daerah di Indonesia yang Terkena Dampak El Nino

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan berlangsung antara 9 hingga 12 bulan, dengan beberapa wilayah di Indonesia yang paling terpe...

A
Ananta Prana
01 July 2026 34 pembaca
inews.id Sumber: inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan berlangsung selama 9 hingga 12 bulan. Dalam penjelasannya, BMKG mencatat beberapa daerah yang kemungkinan besar akan mengalami dampak signifikan akibat fenomena ini.

Wilayah yang Terkena Dampak

Menurut Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami dampak paling besar mencakup Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian selatan Sumatra, Kalimantan selatan, Sulawesi, hingga bagian selatan Papua. Pada periode Juli hingga Oktober 2026, curah hujan di daerah-daerah tersebut diprediksi akan berada di bawah rata-rata normal berdasarkan data klimatologis.

Durasi dan Perbedaan dengan Musim Kemarau

Faisal menjelaskan, “El Nino ini fenomenanya terjadi kurang lebih selama 9 sampai 12 bulan, bisa lebih panjang, bisa lebih pendek tergantung berbagai kondisi, sehingga diperkirakan El Nino itu yang dimulai sejak bulan sekitar April atau Mei, bulan Mei ya, itu akan berakhir di bulan Mei tahun depan.”

Ia juga menekankan bahwa keberadaan El Nino tidak berarti Indonesia akan mengalami kemarau terus menerus selama periode tersebut. Menurutnya, El Nino dan musim kemarau adalah dua fenomena yang berbeda.

Artikel Terkait