PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) kembali melakukan penataan dalam portofolio bisnisnya melalui transaksi afiliasi. Kali ini, pengalihan unit bisnis serta hak atas merek dagang Loops dan Lamina dilakukan dari PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) kepada PT Teletama Artha Mandiri (TAM). Kesepakatan transaksi ini bernilai Rp50,5 miliar dan ditandatangani secara efektif pada 3 Juli 2026. Karena kedua perusahaan berada di bawah kendali Erajaya Swasembada, pengalihan ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sesuai dengan peraturan pasar modal.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, manajemen menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi penataan portofolio bisnis dan bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pengembangan kedua merek tersebut. Loops dikenal sebagai merek aksesori gawai yang menawarkan produk seperti pengisi daya, power bank, kabel data, dan perangkat pendukung lainnya. Sementara itu, Lamina merupakan merek yang terkenal dengan produk protective skin dan aksesori pelindung untuk berbagai perangkat elektronik.
Manfaat Transaksi bagi Grup Erajaya
Dengan pengalihan ini, pengelolaan merek Loops dan Lamina akan berada di bawah PT Teletama Artha Mandiri, yang selama ini berperan sebagai salah satu pilar distribusi utama dalam Grup Erajaya. Perusahaan meyakini bahwa langkah ini akan memungkinkan kedua merek untuk memanfaatkan jaringan distribusi, logistik, dan infrastruktur ritel yang dimiliki TAM guna memperluas penetrasi pasar. Di sisi lain, PT Sinar Eka Selaras dapat lebih memfokuskan usaha pada lini bisnis utama yang telah lama dikembangkan, termasuk di sektor gaya hidup aktif, perangkat Internet of Things (IoT), produk olahraga, hingga otomotif.
Dampak Terhadap Laporan Keuangan
Transaksi ini akan memberikan dampak yang berbeda pada laporan keuangan konsolidasian Grup Erajaya dan laporan keuangan masing-masing entitas. Pada tingkat laporan keuangan konsolidasian ERAA, transaksi ini tidak akan mengubah total aset grup. Dana sebesar Rp50,5 miliar yang dibayarkan oleh PT Teletama Artha Mandiri kepada PT Sinar Eka Selaras akan dieliminasi dalam proses konsolidasi karena transaksi ini terjadi antar perusahaan dalam satu kelompok usaha. Dengan kata lain, perpindahan kas antar entitas tidak akan menambah atau mengurangi total aset Grup Erajaya.
Namun, dampak nyata akan terlihat pada laporan keuangan masing-masing perusahaan. Bagi PT Sinar Eka Selaras, transaksi ini akan menghasilkan tambahan kas sebesar Rp50,5 miliar, yang akan memperkuat posisi kas perusahaan setelah melepas unit bisnis dan hak kepemilikan atas dua merek tersebut. Sebaliknya, bagi PT Teletama Artha Mandiri, transaksi ini akan mengubah komposisi aset perusahaan. Kas yang digunakan untuk akuisisi merek akan dikonversi menjadi aset tak berwujud berupa hak kepemilikan atas merek dagang Loops dan Lamina, serta unit bisnis yang dialihkan.
Selain perubahan dalam struktur aset, pengalihan ini juga memperjelas pembagian peran antar entitas di dalam Grup Erajaya. PT Teletama Artha Mandiri telah memiliki jaringan distribusi dan logistik yang luas untuk mendukung penjualan berbagai produk teknologi dan telekomunikasi. Dengan masuknya merek Loops dan Lamina ke dalam ekosistem tersebut, distribusi kedua merek bisa dilakukan melalui jaringan yang sama dengan produk-produk lainnya yang telah ada. Sementara itu, PT Sinar Eka Selaras dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis inti tanpa harus mengelola lini aksesori gawai dengan merek private label.
Transaksi ini juga mencerminkan upaya Erajaya dalam melakukan penataan aset dan merek di dalam grup melalui mekanisme transaksi afiliasi. Strategi ini memungkinkan setiap entitas menjalankan fungsi yang berbeda sesuai dengan kompetensinya, baik dalam bidang distribusi maupun pengembangan bisnis ritel. Karena merupakan transaksi antar perusahaan dalam satu kelompok usaha, dampak finansial utamanya lebih banyak dirasakan pada tingkat entitas individual dibandingkan pada laporan keuangan konsolidasian Grup Erajaya. Sementara itu, manfaat operasional yang diharapkan dari pengalihan ini berasal dari pemanfaatan jaringan distribusi dan infrastruktur yang telah dimiliki oleh PT Teletama Artha Mandiri untuk mendukung pengembangan merek Loops dan Lamina.