Ekonomi

Kelanjutan Keterlibatan TNI-Polri dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan mengenai keterlibatan TNI dan Polri dalam program Makan Bergizi Gratis, tanpa memberikan kepastian tentang kelanjutan peran mereka.

J
Jarot Kusna
23 July 2026 2 pembaca
Kepala BGN Sudaryono membahas peran TNI dan Polri dalam program Makan Bergizi Gratis. Keterlibatan semua pihak penting untuk keberhasilan program ini. (FOTO:CNN Indonesia/Febria Adha L).
Kepala BGN Sudaryono membahas peran TNI dan Polri dalam program Makan Bergizi Gratis. Keterlibatan semua pihak penting untuk keberhasilan program ini. (FOTO:CNN Indonesia/Febria Adha L).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjelaskan kelanjutan keterlibatan unsur TNI dan Polri dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sudaryono tidak menjawab secara gamblang apakah TNI dan Polri akan terus dilibatkan. Namun, ia mengisyaratkan bahwa seluruh pihak dapat berperan selama keterlibatan tersebut bertujuan memastikan program berjalan dengan baik.

“Intinya adalah semua pihak (terlibat), bagaimana caranya barang ini bisa terlaksana dengan baik,” ujar Sudaryono di kantor BGN, Jakarta Pusat pada Rabu (22/7).

Sudaryono kemudian mencontohkan pengalamannya saat menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian. Ketika itu, Kementerian Pertanian melibatkan TNI dan Polri dalam pembagian pompa pertanian. Ia mengatakan keterlibatan tersebut dilakukan karena Kementerian Pertanian tidak memiliki anggaran untuk membiayai proses distribusi 70 ribu pompa pertanian.

“Kami bagi lewat TNI dan Polri karena apa? Karena enggak ada anggarannya. Jadi ongkos untuk membaginya enggak ada,” ujar Sudaryono.

Sudaryono lalu mengaku pernah mendapat pertanyaan dari mahasiswa mengenai alasan Kementerian Pertanian melibatkan TNI dan Polri dalam pembagian pompa tersebut. Ia kemudian menjawab dengan menawarkan agar pembagian pompa dilakukan oleh mahasiswa tanpa bayaran.

“Ya sudah kalau gitu tentaranya sama polisinya enggak usah bantu deh. Nanti saya kerahkan mahasiswa enggak pakai gaji, mau enggak?” ujar Sudaryono. Menurut Sudaryono, mahasiswa tersebut tidak bersedia menjalankan tugas tanpa bayaran.

Politikus Partai Gerindra itu kembali menegaskan tujuan keterlibatan TNI dan Polri dalam MBG agar seluruh pihak dapat dilibatkan demi membantu program berjalan sesuai tujuan. Tujuan tersebut mencakup ketepatan sasaran penerima manfaat, penyediaan makanan yang aman, serta pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak.

Selain aspek gizi dan keamanan pangan, Sudaryono mengatakan MBG diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di daerah melalui pemberdayaan UMKM, petani, serta peternak.

Artikel Terkait