Hiburan

Kisah Detektif dan Kuliner dalam Serial My Chef in Crime

Serial My Chef in Crime menampilkan aktor Roy Sungkono sebagai Chef Rama yang terlibat dalam penyelidikan kasus pembunuhan dengan bantuan Detektif Vita, mantan kekasihnya.

D
Dinda Mughni
11 August 2026 21 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Sintya Marisca dan Roy Sungkono dalam konferensi pers serial My Chef in Crime di Semanggi, Jakarta Pusat pada Rabu, 5 Agustus 2026
Sintya Marisca dan Roy Sungkono dalam konferensi pers serial My Chef in Crime di Semanggi, Jakarta Pusat pada Rabu, 5 Agustus 2026

Dalam serial My Chef in Crime, Roy Sungkono berperan sebagai Chef Rama yang dituduh membunuh saingannya di dunia kuliner. Bersama Detektif Vita, yang diperankan oleh Sintya Marisca, mereka menyelidiki kasus ini dengan memanfaatkan keahlian memasak dan insting tajam. Serial yang tayang mulai 14 Agustus 2026 ini terdiri dari delapan episode dan diproduksi oleh Vision+.

Penyelidikan yang Tak Lazim

Kisah dimulai ketika Rama menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan rivalnya. Untuk membuktikan ketidakbersalahannya, ia menggunakan keahlian kulinernya dan bekerja sama dengan Vita, yang juga merupakan mantan kekasihnya. Keduanya menyelidiki petunjuk yang berkaitan dengan teknik memasak dan rahasia bumbu, yang membawa mereka ke dalam konspirasi yang lebih besar yang melibatkan perdagangan manusia dan penyelundupan rempah-rempah ilegal.

Drama Keluarga dan Kuliner Nusantara

Selain elemen kriminal, serial ini juga menawarkan drama keluarga yang menyentuh. Penonton akan diajak mengikuti delapan episode yang penuh ketegangan dengan durasi rata-rata 35 menit. Selain Roy Sungkono dan Sintya Marisca, serial ini juga menampilkan Sarah Sechan, Sarah Felicia, dan Jeremie Tobing.

Clarissa Tanoesoedibjo, selaku Executive Producer, menjelaskan bahwa keunikan serial ini terletak pada penyelesaian kasus yang melibatkan kuliner Indonesia. "Yang bikin My Chef in Crime menjadi unik, kasus dalam series ini diselesaikan dengan (melibatkan) kuliner Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers. Setiap episode akan menampilkan hidangan tradisional yang beragam dari seluruh Nusantara, dengan tujuan untuk mengangkat derajat kuliner lokal dan memperkenalkan makanan Indonesia ke kancah global.

“Nanti setiap episode akan ada hidangan tradisional yang berbeda. Ini menjadi kesempatan untuk kita memperkenalkan makanan Indonesia ke kancah global. Bahwa kuliner Nusantara ternyata tak hanya rendang,” tambahnya.

Artikel Terkait