Ekonomi

Peluang Investasi: 11 Saham dengan Dividen Menarik di Akhir Pekan Ini

Pasar modal Indonesia menyaksikan banyak aksi korporasi pada akhir pekan ini dengan 11 emiten yang memasuki tanggal cum date dividen. Investor dapat mempertimbangkan potensi imbal hasil yang bervarias...

A
Adhe Dharma
03 July 2026 35 pembaca
Dari 11 emiten yang menjadwalkan cum date hari ini, besaran nilai dividen per saham serta tingkat imbal hasil (dividend yield) yang ditawarkan sangat bervariasi. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Dari 11 emiten yang menjadwalkan cum date hari ini, besaran nilai dividen per saham serta tingkat imbal hasil (dividend yield) yang ditawarkan sangat bervariasi. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

Pasar modal Indonesia mengalami lonjakan aktivitas korporasi pada akhir pekan ini. Pada Jumat, 3 Juli 2026, tercatat ada 11 emiten yang secara bersamaan memasuki tanggal cum date dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi. Besaran dividen per saham serta tingkat imbal hasil (dividend yield) yang ditawarkan oleh emiten-emiten ini bervariasi, memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk memilih saham berdasarkan daya tarik yield yang dihitung dari perbandingan nilai dividen dengan harga penutupan terakhir masing-masing saham.

Daftar Saham dengan Imbal Hasil Tertinggi

Emiten yang menawarkan tingkat imbal hasil paling tinggi adalah PT Delta Djakarta Tbk (DLTA), yang memberikan dividen tunai sebesar Rp181 per lembar saham. Dengan harga saham terakhir yang mencapai Rp1.905, dividend yield yang dicatatkan oleh DLTA mencapai 9,50 persen.

Di posisi kedua, terdapat PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), yang membagikan dividen sebesar Rp83 per saham dengan harga pasar terakhir di Rp1.305, menghasilkan dividend yield yang menarik sebesar 6,36 persen. Sementara itu, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) berada di urutan ketiga dengan dividen Rp26 per lembar saham dan harga terakhir di Rp540, sehingga yield yang ditawarkan mencapai 4,81 persen.

Emiten ritel telekomunikasi, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), menawarkan imbal hasil sebesar 3,83 persen dengan dividen Rp17 per saham pada harga Rp444. Di sektor energi batubara, PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) mencatatkan yield sebesar 3,11 persen dari dividen Rp118,42 per saham dengan harga pasar Rp3.810.

Saham dengan Yield Moderat hingga Rendah

Terdapat juga beberapa saham yang mencatatkan tingkat imbal hasil di kisaran 1 hingga 2 persen. Di antaranya adalah PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) dengan yield 2,16 persen (dividen Rp4), PT Multi Medika Internasional Tbk (PART) sebesar 1,95 persen (dividen Rp2,14), dan PT Kreasi Sumber Sumber Ihsan Tbk (CSIS) dengan yield 1,96 persen (dividen Rp3). Selain itu, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) memiliki yield 1,40 persen (dividen Rp13,28), dan PT Catur Sentosa Adipradana Tbk (CSAP) mencatatkan yield 1,35 persen (dividen Rp4).

Di sisi lain, terdapat saham-saham dengan tingkat imbal hasil yang lebih rendah, di bawah 1 persen, akibat pembagian laba bersih yang kecil dibandingkan harga pasarnya. Saham tersebut termasuk PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) dengan yield 0,36 persen (dividen Rp1) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang memiliki yield terendah sebesar 0,11 persen (dividen Rp1,63 pada harga pasar Rp1.535).

Bagi para investor yang membeli atau memegang saham-saham tersebut hingga penutupan perdagangan sesi II hari ini, hak atas dividen mereka dipastikan aman. Semua saham ini akan memasuki proses perdagangan tanpa hak dividen atau Ex Date pada hari kerja berikutnya, yaitu Senin, 6 Juli 2026.

Artikel Terkait