Ekonomi

Pendirian Entitas Baru di Singapura, Saham ELPI Justru Turun

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) mengumumkan pembentukan entitas anak baru bernama Elpi Samudra Offshore di Singapura, namun harga sahamnya mengalami penurunan.

I
Indriani Atmaja
03 July 2026 35 pembaca
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) mengumumkan pendirian entitas anak baru di Singapura (Foto: Dok. ELPI)
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) mengumumkan pendirian entitas anak baru di Singapura (Foto: Dok. ELPI)

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) telah resmi mengumumkan pendirian entitas anak baru di Singapura yang diberi nama Elpi Samudra Offshore. Proses pendirian perusahaan ini dilakukan melalui entitas anak yang dimiliki secara langsung, yaitu Elpi International. Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo, menyampaikan informasi ini dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 3 Juli 2026.

Wawan menjelaskan bahwa Elpi Samudra Offshore akan berfokus pada kegiatan usaha utama seperti perusahaan pelayaran dan penyewaan kapal dengan awak (freight), serta perusahaan holding yang terlibat dalam aktivitas non-keuangan dan asuransi. Ia juga menambahkan bahwa Elpi Samudra Offshore memiliki modal saham yang diterbitkan sebanyak satu lembar saham dengan nilai USD1, sementara modal yang disetor juga sebesar USD1. Elpi International memiliki 100 persen saham di Elpi Samudra Offshore, yang berarti mereka memiliki kepemilikan tidak langsung atas perusahaan yang baru didirikan tersebut.

Dampak Positif Diharapkan

Wawan berharap bahwa pendirian Elpi Samudra Offshore dapat memberikan dampak positif terhadap pangsa pasar, posisi, dan nilai grup ELPI di kawasan Asia Pasifik. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat menarik kontrak di Asia Pasifik melalui kemitraan strategis dan/atau usaha patungan. Ia menegaskan bahwa tidak ada dampak negatif yang akan dirasakan terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Penurunan Harga Saham

Meskipun baru saja mendirikan perusahaan di Singapura, harga saham ELPI pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026, ditutup turun sebesar 1,85 persen menjadi Rp1.330. Sebelumnya, saham ELPI sempat mengalami lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir dengan kenaikan sebesar 27,27 persen, bergerak dalam rentang harga Rp1.035 hingga Rp1.420. Namun, terlihat adanya fase koreksi dalam jangka menengah, dengan performa bulanan yang mencatatkan penurunan sebesar 11,04 persen dan penurunan hingga 30,37 persen dalam tiga bulan terakhir.

Di balik tekanan jangka pendek ini, ELPI tetap menjadi salah satu saham yang menunjukkan pertumbuhan luar biasa dalam jangka panjang. Secara Year-to-Date (YTD), saham ELPI masih mengalami kenaikan sebesar 66,25 persen. Bahkan, dalam satu tahun terakhir, harga sahamnya telah meroket hingga 275,71 persen, dan dalam tiga tahun terakhir mencatatkan pertumbuhan fantastis sebesar 432,00 persen dari titik terendahnya di level Rp214.

Disclaimer: Berita atau informasi yang disampaikan tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Pembaca diharapkan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum membuat keputusan investasi.

Artikel Terkait