Sosial & Budaya

--- Pentingnya Keringat untuk Mencegah Overheat dan Heat Stroke ---

--- Seorang dokter dan influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi, menjelaskan bahwa kurangnya keringat dapat meningkatkan risiko overheat dan heat stroke. Keringat berfungsi sebagai mekanisme alam...

A
Agus Wigati
19 May 2026 6 pembaca
inews.id Sumber: inews.id
---
Pentingnya Keringat untuk Mencegah Overheat dan Heat Stroke

---
Advertisement
---TITLEEXCERPT--- Seorang dokter dan influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi, menjelaskan bahwa kurangnya keringat dapat meningkatkan risiko overheat dan heat stroke. Keringat berfungsi sebagai mekanisme alami tubuh untuk menjaga suhu tetap stabil. ---CONTENT---

JAKARTA, iNews.id - dr. Tirta Mandira Hudhi, seorang dokter sekaligus influencer kesehatan, mengungkapkan fakta menarik mengenai peran penting keringat bagi kesehatan tubuh. Ia menjelaskan bahwa tubuh yang tidak memproduksi keringat dapat berisiko mengalami overheat hingga heat stroke. Penjelasan ini disampaikan oleh dr. Tirta melalui video di saluran YouTube-nya, Tirta PengPengPeng.

Menurut dr. Tirta, masih banyak orang yang memandang keringat sebagai sesuatu yang negatif. Namun, ia menegaskan bahwa keringat sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengatur suhu. Ketika suhu lingkungan panas atau setelah melakukan aktivitas fisik yang berat, tubuh akan mengeluarkan panas melalui keringat untuk mencegah peningkatan suhu yang berlebihan.

Fungsi Keringat dalam Menjaga Suhu Tubuh

“Kalau misal kamu kepanasan ya, tubuh itu akan perlahan menstabilkan suhu tubuh biar kita nggak kena heat stroke, maka tubuh akan berkeringat, biar suhu tubuhnya turun. Karena keringat itu mengeluarkan panas. Kedua, keringat itu juga mengeluarkan panas tubuh dari energi akibat aktivitas fisik yang tinggi,” jelas dr. Tirta.

Keringat dan Komponen yang Terkandung di Dalamnya

Lebih lanjut, dr. Tirta menjelaskan bahwa keringat sebenarnya adalah cairan tubuh yang mengandung elektrolit seperti garam dan kalsium. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa keringat bukanlah zat berbahaya seperti yang sering dipersepsikan oleh sebagian orang.

Artikel Terkait