Ekonomi

Persiapan Bursa Menyambut Pembagian Dividen dari Emiten Besar

Pasar modal Indonesia akan mengalami pekan yang sibuk dengan banyak emiten besar yang akan membagikan dividen. Terdapat 25 emiten dari berbagai sektor yang memasuki tanggal cum date.

I
Indriani Atmaja
03 July 2026 36 pembaca
Pasar modal bersiap menyambut pekan padat bagi para pemburu dividen. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Pasar modal bersiap menyambut pekan padat bagi para pemburu dividen. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

Pasar modal Indonesia bersiap untuk menyambut pekan yang penuh aktivitas bagi para investor yang mencari dividen. Mulai awal pekan depan, bursa akan dipenuhi oleh sejumlah emiten besar yang secara bersamaan memasuki tanggal cum date, yaitu batas akhir perdagangan saham untuk memperoleh hak dividen. Data terbaru menunjukkan bahwa terdapat 25 emiten dari berbagai sektor strategis yang akan melakukan pembagian keuntungan.

Menariknya, kali ini, pembagian dividen didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar milik konglomerat terkemuka di Indonesia serta grup multinasional yang menawarkan nilai imbal hasil (dividend yield) yang menggiurkan untuk para investor. Bagi para trader dan pencari dividen, berikut adalah rincian jadwal operasional dan potensi keuntungan per saham yang perlu diperhatikan sepanjang pekan depan.

Deretan Emiten Besar di Awal Pekan

Pada hari Senin, 6 Juli 2026, bursa akan mencapai puncaknya dengan kehadiran sejumlah raksasa di sektor industri konsumsi, properti, hingga energi global. Di posisi teratas dalam daftar yield tertinggi, terdapat PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) yang menawarkan dividend yield yang luar biasa sebesar 10,00 persen dengan nilai dividen Rp60 per saham pada harga terakhir Rp600.

Menjelang tanggal cum date yang akan datang, saham TRUS menunjukkan pergerakan yang atraktif di bursa. Pada penutupan perdagangan hari ini, saham TRUS ditutup meningkat signifikan sebesar 45 poin atau 8,26 persen ke level Rp590 per lembar. Saham ini dibuka pada level Rp550, sementara harga penutupan sebelumnya berada di Rp545. Sepanjang hari, harga saham mengalami fluktuasi dengan level tertinggi mencapai Rp660 dan terendah di Rp550, dengan rata-rata harga transaksi bertengger di Rp603. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp2 miliar dengan volume perdagangan sebesar 33,89 ribu lot saham melalui 1.975 kali transaksi.

Dari sektor properti, PT Ciputra Development Tbk (CTRA), yang merupakan bagian dari Gurita Bisnis Grup Ciputra, mencatatkan yield yang menarik sebesar 6,32 persen, dengan dividen Rp36 per saham pada harga terakhir Rp570. Selanjutnya, PT Astra International Tbk (ASII), konglomerasi otomotif dan investasi terbesar di Indonesia, memberikan yield 3,45 persen dengan nominal dividen Rp156 per saham. Emiten lain yang juga patut diperhatikan adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang mencatatkan yield 4,19 persen (dividen Rp290), serta anak usahanya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dengan yield 3,80 persen dan dividen Rp265 per saham.

Aktivitas Emiten Ritel dan Penutupan dari Sektor Nikel

Memasuki hari Selasa, 7 Juli 2026, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), emiten ritel elektronik terbesar di Indonesia milik Grup Erajaya, akan menampilkan performa yang mengesankan dengan yield tinggi sebesar 6,79 persen melalui pembagian dividen Rp25 pada harga pasar Rp368. Di hari yang sama, PT Darma Henwa Tbk (DEWA), raksasa kontraktor pertambangan yang terafiliasi dengan Grup Bakrie, juga akan membagikan dividen Rp1,5 per saham dengan yield 0,48 persen.

Konglomerasi otomotif Grup Indomobil melalui PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) turut berpartisipasi dengan yield 0,50 persen. Selain itu, PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) memberikan kejutan dengan yield menengah yang cukup menarik di angka 3,31 persen.

Rentetan pembagian dividen pekan depan akan ditutup pada hari Rabu, 8 Juni 2026, oleh PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), emiten hilirisasi nikel yang dimiliki oleh konglomerat Harita Group. NCKL menawarkan daya tarik bagi investor dengan yield yang solid sebesar 4,99 persen melalui pembagian dividen Rp42,64 per lembar saham. Selain itu, PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) juga akan menjadi sorotan dengan yield tinggi sebesar 7,32 persen (dividen Rp60, harga Rp820), sementara PT Multi Indocitra Tbk (MICE) melengkapi penutupan dengan yield sebesar 2,00 persen.

Artikel Terkait