Nasional

Polda Jabar Minta Maaf atas Intimidasi Anggotanya terhadap Satpam Bundaran HI

Polda Jawa Barat mengakui bahwa tiga anggotanya melakukan intimidasi terhadap seorang satpam di Bundaran Hotel Indonesia dan menyampaikan permohonan maaf.

E
Eira Orelia
25 July 2026 18 pembaca
jpnn.com Sumber: jpnn.com
Polda Jabar Minta Maaf Setelah Anggotanya Intimidasi Satpam Bundaran HI
Polda Jabar Minta Maaf Setelah Anggotanya Intimidasi Satpam Bundaran HI

Polda Jawa Barat mengonfirmasi bahwa tiga pria yang melakukan intimidasi terhadap seorang satpam proyek MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, adalah anggotanya. Pengakuan ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan setelah viralnya video dugaan intimidasi tersebut.

Hendra menyampaikan permohonan maaf kepada satpam yang menjadi korban atas tindakan anggotanya. “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Satpam di Bundaran HI atas perlakuan arogan dan tidak pantas oleh tiga anggota Polda Jabar," kata Hendra dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).

Ia menegaskan bahwa penyelesaian secara damai antara kedua belah pihak tidak menghentikan proses penegakan disiplin internal terhadap ketiga anggota tersebut. "Perdamaian antar para pihak, tidak menghapuskan sanksi kode etik terhadap ketiga saudara Ipda DG, Bripka BS, dan Briptu RPW," tuturnya.

Menurut Hendra, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jawa Barat telah memeriksa ketiga personel tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya bukti yang cukup mengenai dugaan pelanggaran kode etik profesi. "Pemeriksaan sudah dilakukan oleh Bid Propam Polda Jabar terhadap ketiga anggota kami tersebut. Ditemukan cukup bukti melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri sebagaimana Perpol Nomor 7 Tahun 2022," ucapnya.

Hendra menambahkan bahwa hasil pemeriksaan itu akan ditindaklanjuti melalui mekanisme sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri. "Hasilnya akan dilanjutkan melalui proses kode etik dan sidang kode etik profesi Polri," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polda Jawa Barat berkomitmen untuk menindak setiap pelanggaran yang dilakukan oleh personelnya dengan tegas dan transparan kepada publik. "Kami Polda Jabar berkomitmen dan konsisten akan menindak tegas dan transparan terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota," pungkasnya.

Artikel Terkait