Kesehatan

Anak Suka Makanan Manis, Apakah Berisiko Sakit Jantung?

Kebiasaan anak-anak mengonsumsi makanan dan minuman manis sering dianggap dapat menyebabkan penyakit jantung di masa dewasa. Namun, seorang dokter menyebut anggapan tersebut sebagai mitos.

A
Agus Wigati
22 July 2026 3 pembaca
Ilustrasi (Foto: Getty Images/Sasiistock)
Ilustrasi (Foto: Getty Images/Sasiistock)

Jakarta - Anak-anak umumnya menyukai makanan dan minuman manis. Namun, ada anggapan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis sejak kecil dapat menyebabkan penyakit jantung ketika dewasa. Dokter Jantung Anak BraveHeart Brawijaya Hospital, dr Anisa Rahmadhany, SpA, Subsp.Kardio, mengatakan anggapan tersebut merupakan mitos.

Menurutnya, konsumsi makanan atau minuman manis tidak secara langsung menyebabkan penyakit jantung. "Oke, kembali lagi jawabannya, mitos ya. Kenapa? Ya, boleh aja minum minuman manis ya, karena anak-anak kan suka minum minuman manis," ujar dr Anisa kepada detikcom, Kamis (16/7/2026).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan dapat berdampak pada kesehatan gigi anak. "Cuma justru yang harus dikhawatirkan kalau berlebihan nanti kesehatan gigi seperti itu. Tapi kalau untuk jantung secara langsung, mitos," jelasnya.

Dengan demikian, penting bagi orang tua untuk tetap mengawasi asupan gula anak, meskipun tidak ada bukti langsung bahwa makanan manis dapat menyebabkan masalah jantung di kemudian hari.

Kesadaran akan kesehatan gigi dan kebiasaan makan yang seimbang tetap menjadi perhatian utama bagi orang tua dalam mendidik anak.

Artikel Terkait