Sosial & Budaya

Apakah Flu Perut Menular Seperti Covid-19? Temukan Faktanya di Sini

Wabah flu perut di kapal pesiar Ambition yang mengakibatkan ratusan penumpang dan awak terjebak di Bordeaux, Prancis, menimbulkan pertanyaan mengenai penularan flu perut. Apakah penyakit ini menular s...

E
Eko Prasetyo
15 May 2026 8 pembaca
inews.id Sumber: inews.id
Apakah Flu Perut Menular Seperti Covid-19? Temukan Faktanya di Sini
Advertisement

Wabah flu perut yang terjadi di kapal pesiar Ambition, yang membuat banyak penumpang dan awak terpaksa tertahan di Bordeaux, Prancis, telah memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai penularan penyakit ini. Apakah flu perut dapat menular dengan cara yang sama seperti Covid-19?

Flu perut, yang sering disebut sebagai stomach flu, merupakan infeksi pada saluran pencernaan yang secara medis dikenal sebagai gastroenteritis viral. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh norovirus, virus yang dikenal sangat mudah menyebar, terutama di tempat-tempat tertutup seperti kapal pesiar, hotel, rumah sakit, dan asrama.

Perbedaan Penularan Flu Perut dan Covid-19

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), gastroenteritis viral adalah infeksi yang menyerang usus dan dapat menyebabkan gejala seperti diare cair, nyeri atau kram perut, mual, muntah, dan kadang disertai demam. Meskipun sering disebut 'flu perut', penyakit ini tidak ada hubungannya dengan virus influenza. Sementara Covid-19 menyerang sistem pernapasan, termasuk hidung, tenggorokan, dan paru-paru, flu perut berfokus pada sistem pencernaan.

Mayo Clinic menjelaskan bahwa influenza menyerang saluran pernapasan, sedangkan gastroenteritis menyerang lambung dan usus. Oleh karena itu, gejala utama flu perut lebih banyak berupa muntah dan diare, bukan batuk atau kesulitan bernapas. Meskipun kedua penyakit ini menyerang organ yang berbeda, keduanya memiliki tingkat penularan yang tinggi.

Kesimpulan Mengenai Penularan

Dengan demikian, meskipun flu perut dan Covid-19 sama-sama menular, cara penularannya berbeda. Penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan ini agar dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat dalam menghadapi kedua penyakit tersebut.

Artikel Terkait