Politik

Nurdin Halid: Musda Golkar Sulsel Tunjukkan Demokrasi Beradat, IAS Terpilih Aklamasi

Nurdin Halid mengapresiasi Musda XI DPD I Partai Golkar Sulsel yang berlangsung di Makassar, di mana IAS terpilih sebagai ketua secara aklamasi.

A
Ananta Prana
19 July 2026 13 pembaca
Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Sabtu, 18 Juli 2026.
Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Sabtu, 18 Juli 2026.

Politikus senior Partai Golkar, Nurdin Halid, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini menilai para kader telah menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi dinamika menjelang Musda.

Menurut Nurdin, perbedaan pilihan dan dukungan dapat diselesaikan dengan menjunjung etika serta keputusan organisasi. “Saya sangat mengapresiasi para kader Partai Golkar Sulawesi Selatan yang telah mempertontonkan proses demokrasi yang beradat. Meskipun sebelumnya berkembang berbagai dinamika, seluruh kader tetap mampu menjaga kehormatan dan soliditas organisasi,” kata Nurdin.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut menekankan bahwa perbedaan pandangan adalah hal yang biasa dalam perjalanan sebuah partai politik. Setiap kader Golkar, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk bersatu kembali setelah organisasi menetapkan keputusan. Nurdin juga menegaskan bahwa kader Partai Golkar senantiasa menjunjung tinggi asas kekeluargaan dan semangat gotong royong.

Terpilihnya IAS Sebagai Ketua DPD I

Nurdin juga menyambut baik terpilihnya Ilham Arief Sirajuddin atau IAS sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan. IAS ditetapkan secara aklamasi setelah menjadi calon tunggal dalam Musda XI Golkar Sulsel. “Saya mengucapkan selamat kepada Pak Ilham Arief Sirajuddin yang telah terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, terpilihnya IAS adalah hasil dari proses dan dinamika panjang yang berkembang di lingkungan Golkar Sulsel. Dukungan yang diberikan oleh para kader menjadi amanah bagi IAS untuk menyatukan seluruh kekuatan partai. “Terpilihnya Pak IAS merupakan pilihan kader yang lahir dari proses dan dinamika yang panjang. Dinamika tersebut membuat Golkar semakin sehat dan para kader semakin solid,” tuturnya.

Nurdin berharap kepengurusan Golkar Sulsel di bawah kepemimpinan IAS dapat memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten, kota, kecamatan, dan desa. Ia juga berharap pengurus baru mampu mengembalikan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan. Dengan berpegang pada doktrin karya dan kekaryaan, Partai Golkar diharapkan semakin siap bekerja mengawal agenda pembangunan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Nurdin mengibaratkan dinamika yang berlangsung menjelang Musda sebagai vitamin bagi organisasi. Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan energi untuk memperkuat partai dalam menghadapi tantangan politik mendatang. “Dinamika di Golkar itu ibarat vitamin yang akan membuat partai semakin sehat dan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” pungkas Nurdin.

Artikel Terkait