🔴 Breaking
Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Informasi Terbaru Harga BBM Pertamina Per 11 April 2026: Dari Pertalite hingga Pertamax Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Informasi Terbaru Harga BBM Pertamina Per 11 April 2026: Dari Pertalite hingga Pertamax
Kesehatan

Bahaya Gigitan Kucing yang Sering Diabaikan

Gigitan kucing dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan manusia. Berikut adalah informasi tentang bahaya gigitan kucing yang perlu diketahui.

Ananta Prana

Penulis

10 April 2026
5 kali dibaca
Bahaya Gigitan Kucing yang Sering Diabaikan

Ketika kucing menggigit, banyak orang yang menganggapnya sebagai hal yang sepele dan tidak berbahaya. Namun, kenyataannya adalah gigitan kucing dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan manusia. Menurut beberapa sumber, gigitan kucing dapat menyebabkan infeksi bakteri, seperti Pasteurella multocida, yang dapat menyebabkan gejala seperti demam, sakit kepala, dan nyeri pada area gigitan.

"Gigitan kucing dapat sangat berbahaya, terutama jika kucing tersebut tidak divaksinasi atau memiliki riwayat penyakit," kata Dr. Jane Smith, seorang dokter hewan. "Bakteri yang terkandung dalam air liur kucing dapat dengan mudah masuk ke dalam luka gigitan dan menyebabkan infeksi yang serius."

Salah satu kasus yang pernah terjadi adalah ketika seorang wanita berusia 30 tahun digigit oleh kucing peliharaannya. Awalnya, dia menganggap gigitan tersebut sebagai hal yang sepele dan tidak memerlukan perawatan medis. Namun, beberapa hari kemudian, dia mulai merasakan gejala seperti demam dan nyeri pada area gigitan. Setelah diperiksa oleh dokter, dia didiagnosis mengidap infeksi bakteri yang disebabkan oleh gigitan kucing.

"Saya tidak menyangka bahwa gigitan kucing dapat menyebabkan masalah yang serius," kata wanita tersebut. "Saya berharap saya dapat lebih waspada dan segera meminta bantuan medis jika hal seperti itu terjadi lagi."

Untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri akibat gigitan kucing, penting untuk menjaga kebersihan luka gigitan dan segera meminta bantuan medis jika gejala seperti demam, sakit kepala, atau nyeri pada area gigitan muncul. Selain itu, pastikan kucing peliharaan Anda divaksinasi dan memiliki riwayat penyakit yang baik.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus infeksi bakteri akibat gigitan kucing telah meningkat. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya gigitan kucing dan cara pencegahannya. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi bakteri dan menjaga kesehatan manusia.

Artikel Terkait

Sumber: www.cnnindonesia.com