🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Kesehatan

Bahaya Pencet Jerawat di Hidung: Risiko Fatal yang Tidak Boleh Diabaikan

Pencet jerawat di hidung dapat berakibat fatal, bahkan hingga kematian. Simak penjelasannya!

Dinda Mughni

Penulis

17 March 2026
12 kali dibaca
Bahaya Pencet Jerawat di Hidung: Risiko Fatal yang Tidak Boleh Diabaikan

Jerawat di hidung memang sangat mengganggu dan membuat kita merasa tidak nyaman. Namun, jangan pernah mencoba untuk memencet atau memecahkan jerawat di hidung, karena hal ini dapat berakibat fatal. Banyak kasus yang telah dilaporkan tentang komplikasi serius yang terjadi akibat memencet jerawat di hidung, bahkan hingga kematian.

Menurut para ahli, memencet jerawat di hidung dapat menyebabkan infeksi bakteri yang berbahaya, seperti bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi yang serius, seperti sepsis, yang dapat berakibat fatal jika tidak diobati dengan cepat. Selain itu, memencet jerawat di hidung juga dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit dan pembuluh darah, yang dapat berakibat pada keloid atau bekas luka yang permanen.

"Saya tidak pernah menyangka bahwa memencet jerawat di hidung dapat berakibat fatal," kata seorang korban yang telah mengalami komplikasi serius akibat memencet jerawat di hidung. "Saya hanya ingin menghilangkan jerawat yang mengganggu, tapi saya tidak tahu bahwa hal itu dapat menyebabkan infeksi yang berbahaya."

Para ahli juga menyarankan bahwa memencet jerawat di hidung dapat menyebabkan penyebaran bakteri ke bagian lain tubuh, seperti otak atau jantung. Hal ini dapat berakibat pada infeksi yang serius, seperti meningitis atau endokarditis, yang dapat berakibat fatal jika tidak diobati dengan cepat.

Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak memencet jerawat di hidung dan mencari bantuan dari dokter atau ahli kulit jika Anda memiliki jerawat yang mengganggu. Mereka dapat membantu Anda untuk mengobati jerawat dengan cara yang aman dan efektif, serta mencegah komplikasi serius yang dapat terjadi.

Simaklah tips dari para ahli untuk menghindari memencet jerawat di hidung: jangan memencet atau memecahkan jerawat, gunakan obat jerawat yang diresepkan oleh dokter, dan jangan menggunakan produk perawatan kulit yang dapat mengiritasi kulit. Dengan melakukan hal-hal tersebut, Anda dapat menghindari komplikasi serius yang dapat terjadi akibat memencet jerawat di hidung.

Artikel Terkait

Sumber: www.cnnindonesia.com