PURWAKARTA, iNews.id – Saepul Bahri Binzein, yang dikenal sebagai Om Zein, Bupati Purwakarta, kembali memberikan penjelasan mengenai polemik yang menyelimuti lagu berbahasa Sunda berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejat. Lagu ini mendapat kritik karena dianggap merendahkan perempuan. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Om Zein menegaskan bahwa lagu tersebut sepenuhnya menggambarkan perjalanan hidupnya dan tidak dimaksudkan untuk menyinggung atau mendiskreditkan kelompok tertentu.
“Lagu saya yang berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejat itu murni cerita tentang kisah hidup diri saya sendiri. Coba bolak-balik baca syairnya secara utuh, jangan dipotong-potong ya guys. Supaya tafsir dan maknanya tidak salah,” tulis Om Zein dalam unggahannya, yang dikutip pada Kamis (2/7/2026).
Pentingnya Memahami Lirik Secara Utuh
Om Zein meminta kepada masyarakat untuk memahami keseluruhan isi lirik lagu agar makna yang ingin disampaikan tidak disalahartikan. Ia menjelaskan bahwa lagu tersebut merupakan refleksi dari pengalaman hidup pribadinya yang telah ditulis sejak tahun 2020, jauh sebelum ia menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
Permohonan Maaf atas Ketidaknyamanan
Walaupun demikian, Om Zein mengakui bahwa ada beberapa pihak yang merasa tidak nyaman dengan pilihan kata yang digunakan dalam lagu tersebut. Oleh karena itu, ia kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang mungkin tersinggung.