Ginjal merupakan sepasang organ yang berperan penting dalam menyaring darah, membuang zat sisa metabolisme melalui urine, serta menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh. Proses penyaringan ini berlangsung terus-menerus, bahkan saat seseorang sedang tidur. Dikutip dari Cleveland Clinic, setiap hari, ginjal menyaring sekitar 190-200 liter cairan. Sebagian besar cairan tersebut akan diserap kembali oleh tubuh, sementara sekitar 1,5-2 liter sisanya dikeluarkan dalam bentuk urine.
Belakangan muncul anggapan bahwa minum air putih saat terbangun di tengah malam dapat membuat ginjal bekerja terlalu keras hingga memicu kerusakan organ tersebut. Spesialis urologi Prof Dr dr Nur Rasyid, SpU(K) menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar. "Salah. Mau minum pagi, siang, malam sama aja, yang penting kecukupan volumenya," kata Prof Rasyid.
Menurutnya, tidak ada masalah jika seseorang minum air putih sebelum tidur maupun saat terbangun di tengah malam. Selama fungsi ginjal normal, organ tersebut tetap mampu menyaring dan membuang kelebihan cairan melalui urine. Namun, Prof Rasyid mengingatkan agar tidak minum terlalu banyak air sesaat sebelum tidur karena dapat membuat seseorang lebih sering terbangun untuk buang air kecil.
Senada, spesialis urologi Prof dr Harrina Erlianti Rahardjo, SpU(K), PhD juga menegaskan bahwa minum air putih di malam hari tidak menyebabkan ginjal rusak. "Enggak, dia lebih ke arah gangguan beser nanti saat malam," ucapnya. Ia menjelaskan bahwa pada malam hari, kebutuhan cairan tubuh sudah jauh berkurang karena aktivitas tubuh yang minim.
Berapa Banyak Konsumsi Air Putih dalam Sehari Biar Ginjal Sehat?
Asupan air sangat berpengaruh bagi tubuh. Spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi, dr Pringgodigdo Nugroho, SpPD-KGH, merekomendasikan takaran konsumsi air mineral berdasarkan usia. Bagi usia dewasa, kebutuhan air yang perlu tercukupi adalah sebanyak dua liter per hari. Namun, ia menyebut, konsumsi air mineral lebih dari jumlah tersebut juga tidak baik.
Beberapa alasan mengapa air sangat baik untuk tubuh antara lain pemeliharaan keseimbangan cairan, penyediaan nutrisi, pembersih racun, dan menjaga keseimbangan elektrolit serta pH tubuh. Selain itu, air juga membantu ginjal menyaring dan membuang zat sisa dari darah dalam bentuk urine.
Mengapa Air Penting untuk Menjaga Kesehatan Ginjal?
Dikutip dari National Kidney Foundation, tubuh mampu menjaga keseimbangan cairan dengan baik. Ginjal akan menahan lebih banyak air saat tubuh membutuhkannya dan menghasilkan urine untuk membuang kelebihan air. Rasa haus juga memberi sinyal agar seseorang minum lebih banyak air dan tetap terhidrasi.
Air membantu menjaga pembuluh darah tetap terbuka, mencegah dehidrasi, serta mengurangi risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Dengan mencukupi kebutuhan cairan, kesehatan ginjal dapat terjaga dengan baik.