PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria) memfasilitasi penandatanganan Academic Software Licence Agreement antara Micromine Australia Pty Ltd dan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pertambangan. Penandatanganan berlangsung di Auditorium USN Kolaka pada Selasa (15/7) sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Ceria dan USN Kolaka pada April 2026.
Melalui kerja sama ini, USN Kolaka memperoleh 10 lisensi akademik perangkat lunak Micromine, yang merupakan software pertambangan yang banyak digunakan oleh perusahaan tambang di berbagai negara. Lisensi tersebut dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran, pelatihan, dan penelitian di bidang geologi serta eksplorasi pertambangan. Ceria menyatakan bahwa dukungan penyediaan lisensi akademik ini memiliki nilai kontribusi sekitar Rp10 miliar.
Perangkat lunak Micromine mendukung berbagai tahapan kegiatan pertambangan, mulai dari eksplorasi, pemodelan geologi, estimasi sumber daya, perencanaan tambang, hingga operasi produksi. Staf Ahli Bupati Kolaka Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Muh. Azikin, menyatakan bahwa kolaborasi antara Ceria, USN Kolaka, dan Micromine merupakan langkah strategis untuk menyiapkan SDM yang mampu mendukung pembangunan daerah.
Rektor USN Kolaka, Nur Ihsan, mengapresiasi dukungan Ceria yang dianggap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kampus. Ia menambahkan bahwa meningkatnya investasi di sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara membuat kebutuhan industri terhadap lulusan yang menguasai teknologi semakin tinggi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami geologi dan pertambangan, tetapi juga memiliki kemampuan analisis data geospasial dan menguasai perangkat lunak industri.
Perwakilan Micromine Australia Pty Ltd, Fransiskus Nugroho, menyampaikan bahwa masa depan industri pertambangan Indonesia akan ditopang oleh pemanfaatan data terintegrasi, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, dan praktik pertambangan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa perangkat lunak pertambangan kini berfungsi sebagai pusat pengelolaan operasi yang menghubungkan seluruh proses dari eksplorasi hingga produksi.
Direktur Utama PT Ceria Nugraha Indotama, Abdul Haris Tatang, menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan SDM pertambangan di Kabupaten Kolaka. Ceria berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan dan peningkatan mutu alumni USN Kolaka, khususnya dalam penguasaan teknologi pertambangan modern.
Selain penyediaan lisensi Micromine, Ceria dan USN Kolaka juga telah menjalin kerja sama di bidang penelitian, program magang, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan penandatanganan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kolaka, DPRD Kabupaten Kolaka, pimpinan USN Kolaka, tenaga pendidik, perwakilan Micromine Australia Pty Ltd, serta manajemen PT Ceria Nugraha Indotama.