Kesehatan

Dermaesthetics Academy: Meningkatkan Kualitas Kompetensi Dokter Estetika

Dermaesthetics Academy hadir untuk memperkuat kompetensi dokter di bidang estetika medis melalui program pendidikan yang mengintegrasikan teori dan praktik. Pembukaan akademi ini bertujuan untuk membe...

V
Vina Maharani
31 October 2026 7 pembaca
Foto: Dermaesthetics Academy
Foto: Dermaesthetics Academy

Jakarta - Dalam dunia estetika medis, kompetensi dokter sangat bergantung pada kombinasi antara pemahaman teori dan keterampilan praktik. Penguasaan teknik tindakan menjadi elemen krusial dalam layanan estetika, sementara pemahaman tentang aspek biologis, karakteristik pasien, dan pertimbangan klinis juga berperan penting dalam perencanaan perawatan yang tepat.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Dermaesthetics Academy meluncurkan program pendidikan yang menggabungkan pembelajaran teori dan praktik secara sistematis. Direktur Dermaesthetics Academy, dr. Stiven Eli, menyatakan bahwa pendekatan pendidikan ini merupakan bagian dari usaha akademi untuk memberikan dokter kompetensi estetika yang lebih komprehensif.

Pembukaan Akademi dan Metode Pembelajaran

Akademi ini resmi dibuka pada 21 September 2026 di kawasan Bekasi Central Business District (BCBD) dengan metode pembelajaran yang mengintegrasikan pemahaman ilmiah dan penerapannya dalam praktik klinis. "Dokter estetika perlu memahami dasar keilmuan di balik setiap tindakan, sekaligus mengembangkan keterampilan untuk menerapkannya dalam praktik. Keseimbangan keduanya membantu dokter menilai kebutuhan pasien," jelas dr. Stiven dalam keterangan tertulisnya.

Pendekatan ini dianggap relevan dengan perkembangan industri estetika medis di Indonesia. Menurut laporan Asian Insiders, pasar estetika medis di Indonesia diperkirakan akan tumbuh minimal 10% per tahun dalam beberapa tahun mendatang. Tren ini menciptakan peluang karier bagi dokter di bidang estetika medis dan meningkatkan kebutuhan akan pendidikan yang seimbang antara teori dan keterampilan klinis.

Kurikulum dan Metode Praktik

Berbagai program pelatihan estetika yang ada saat ini umumnya menawarkan pembelajaran singkat dengan fokus pada teknik atau produk tertentu, namun pendekatan ini dianggap kurang memadai. Oleh karena itu, Dermaesthetics Academy menawarkan program intensif selama tiga bulan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman biologis dan membangun insting klinis para peserta. Kurikulum akademi terdiri dari 41 modul yang mencakup teori dasar, prosedur klinis, aspek hukum, hingga nutrisi.

Materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada dokter mengenai berbagai faktor yang harus dipertimbangkan dalam tindakan estetika, mulai dari kondisi pasien hingga perencanaan perawatan. Untuk melengkapi pembelajaran teori, akademi menerapkan metode pembelajaran yang mencakup praktik langsung, demonstrasi, dan diskusi klinis. Peserta akan mempelajari tahapan asesmen pasien, penyusunan rencana perawatan, teknik tindakan, serta pertimbangan karakteristik wajah setiap individu.

"Teori memberikan dasar bagi dokter untuk memahami mekanisme biologis dan alasan klinis suatu prosedur, sedangkan latihan praktik membantu mengembangkan keterampilan dalam penerapannya. Karena itu, proses pembelajaran perlu menghubungkan keduanya. Dari situ, dokter dapat mengambil keputusan dengan pemahaman yang kuat," tambah dr. Stiven.

Akademi ini juga mengintegrasikan pengetahuan, keahlian, teknologi, dan pengalaman praktik dalam satu ekosistem pembelajaran. Pendekatan ini mendorong peserta untuk mempelajari perkembangan teknologi estetika dan memahami prinsip ilmiah yang mendasari penggunaannya. Menurut dr. Stiven, kemampuan untuk mengikuti tren harus disertai dengan pola pikir analitis agar dokter dapat mempertimbangkan relevansi suatu metode berdasarkan kebutuhan pasien.

"Dokter perlu punya pemahaman mendalam, keterampilan praktik yang terarah, dan kemampuan berpikir analitis. Ketiganya menjadi fondasi penting agar kompetensi terus berkembang mengikuti kemajuan ilmu dan teknologi estetika," tutupnya.

Dengan kurikulum yang terstruktur dan pembelajaran yang menggabungkan teori dengan praktik, Dermaesthetics Academy berkomitmen untuk mendukung pengembangan kompetensi dokter estetika agar sesuai dengan kebutuhan pelayanan dan dinamika industri estetika medis.

Artikel Terkait