Prestasi yang diraih oleh alumni di tingkat nasional dan internasional sering kali menjadi kebanggaan bagi institusi pendidikan mereka. Hal ini juga berlaku bagi dr. Maria Ardelia Purwaningrum, Sp.N, seorang alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) yang berhasil menembus Top 6 dan meraih gelar Fan Favorite dalam kompetisi Miss Universe Indonesia 2024. Dokter spesialis neurologi yang lulus pada tahun 2017 ini menjadi dokter spesialis pertama di Indonesia yang berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Dalam kompetisi ini, dr. Maria, yang akrab disapa dr. Mardel, mengangkat tema advokasi dengan fokus pada kesehatan dan pendidikan, bertujuan untuk memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, meskipun melalui jalur yang tidak konvensional. “Bagi saya, ajang ini bukan hanya tentang kompetisi atau mengedepankan sisi beauty pageant saja, tetapi juga menjadi kesempatan dan ruang untuk memperluas edukasi kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terutama dalam mengenalkan bidang neurologi,” ungkap dr. Mardel.
Aktivitas Edukasi dan Karya Tulis
Setelah pencapaiannya di Miss Universe Indonesia 2024, dr. Mardel aktif menjalankan berbagai program edukasi kesehatan dan pendidikan untuk masyarakat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusinya di luar praktik klinis sebagai seorang neurolog. Selain berprestasi di bidang medis dan pageant, dr. Mardel juga dikenal sebagai penulis. Salah satu novel yang ditulisnya, berjudul Me Versus High Heels, menjadi best-seller teenlit yang telah diadaptasi menjadi film layar lebar dan serial, menjadikannya sebagai penulis skenario muda.
Baru-baru ini, ia merilis buku anak berjudul “Mika & Maka: Berani ke Dokter” yang diterbitkan pada Januari 2026. Buku ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui cerita anak yang mudah dipahami, agar anak-anak Indonesia berani dan mengatasi stigma negatif terhadap dokter. Selain itu, kemampuan menulisnya dan latar belakang medisnya membawanya terlibat dalam industri kreatif sebagai Konsultan Medis dalam penulisan dan produksi untuk serial Geez and Ann serta film Racun Sangga.
Keterlibatan dalam Kegiatan Medis dan Organisasi
Pengalaman profesional dr. Mardel juga mencakup perannya sebagai Medical VVIP Team pada ASEAN Summit 2023 yang bekerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara RI. Ia juga pernah menjadi tim medis dalam kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada tahun 2024. Keberhasilan dr. Mardel dalam berbagai bidang, baik medis maupun non-medis, tidak lepas dari dasar yang kuat yang diperolehnya selama menempuh studi di FK Undip.
Selama masa studinya, dr. Mardel terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi dan acara kedokteran, yang membantu mengembangkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi publik, dan manajemen waktu. Keterlibatannya dalam organisasi ini juga membantunya membangun jaringan yang luas dengan rekan sejawat, senior, dan lintas profesi, yang membuka banyak peluang untuk karier dan kolaborasi di masa depan.
dr. Mardel menambahkan bahwa pendidikan di PPDS Neurologi Fakultas Kedokteran Undip membentuknya menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan versatile. Saat ini, di tengah kesibukannya sebagai neurolog di Rumah Sakit Siloam dan Eka Hospital Jakarta, dr. Mardel juga melanjutkan studi S2 Magister Komunikasi di LSPR (London School of Public Relations) Jakarta. Ia aktif dalam organisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia (PERDOSNI), khususnya di bidang komunikasi, media sosial, dan edukasi masyarakat.