🔴 Breaking
Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Informasi Terbaru Harga BBM Pertamina Per 11 April 2026: Dari Pertalite hingga Pertamax Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Informasi Terbaru Harga BBM Pertamina Per 11 April 2026: Dari Pertalite hingga Pertamax
Politik

Dukungan Revisi Uang Pensiun Bagi Pejabat Negara dari Partai Golkar

Partai Golkar mendukung revisi undang-undang tentang dana pensiun bagi pejabat negara.

Dinda Mughni

Penulis

17 March 2026
20 kali dibaca
Dukungan Revisi Uang Pensiun Bagi Pejabat Negara dari Partai Golkar

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Zulfikar Arse, baru-baru ini menyatakan bahwa undang-undang tentang dana pensiun bagi pejabat negara sudah tidak relevan lagi dan memerlukan revisi untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, revisi ini diperlukan agar dana pensiun bagi pejabat negara dapat tetap adil dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Menanggapi hal ini, Zulfikar Arse menegaskan bahwa Partai Golkar mendukung revisi undang-undang tersebut. "Kita harus memastikan bahwa dana pensiun bagi pejabat negara dapat tetap adil dan sesuai dengan kebutuhan mereka," katanya. Ia juga menambahkan bahwa revisi ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi saat ini, sehingga dana pensiun bagi pejabat negara dapat tetap relevan dan efektif.

Dalam konferensi pers, Zulfikar Arse juga menyoroti pentingnya peran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam proses revisi ini. "DPR harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pejabat negara," katanya. Ia menegaskan bahwa Partai Golkar berharap DPR dapat segera mengambil tindakan untuk merevisi undang-undang tentang dana pensiun bagi pejabat negara.

Sementara itu, beberapa pejabat negara juga menyambut baik dukungan Partai Golkar terhadap revisi undang-undang tentang dana pensiun. Mereka berharap bahwa revisi ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka setelah pensiun. "Kami berharap bahwa revisi ini dapat membantu kami memenuhi kebutuhan hidup setelah pensiun," kata salah satu pejabat negara.

Dalam beberapa tahun terakhir, perdebatan tentang dana pensiun bagi pejabat negara telah menjadi topik hangat di Indonesia. Banyak pihak yang menyatakan bahwa dana pensiun bagi pejabat negara sudah tidak relevan lagi dan memerlukan revisi. Dengan dukungan Partai Golkar terhadap revisi undang-undang tentang dana pensiun, diharapkan bahwa perdebatan ini dapat segera diselesaikan dan kebutuhan pejabat negara dapat terpenuhi.

Artikel Terkait

Sumber: www.liputan6.com