🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Nasional

Ekonomi Indonesia Dinyatakan Tangguh oleh Bank Dunia di Tengah Fluktuasi Harga Energi Global

Bank Dunia mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki ketahanan ekonomi yang kuat meskipun tertekan oleh fluktuasi harga energi global yang tak menentu.

Indriani Atmaja

Penulis

09 April 2026
7 kali dibaca
Ekonomi Indonesia Dinyatakan Tangguh oleh Bank Dunia di Tengah Fluktuasi Harga Energi Global

Dalam laporan terbaru, Bank Dunia menegaskan bahwa ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan yang signifikan dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan harga energi global. Laporan ini menyiratkan bahwa meskipun ada potensi risiko inflasi terkait biaya energi, perekonomian nasional tetap solid dan mampu bertahan.

Bank Dunia mengidentifikasi sejumlah faktor yang mendukung ketahanan ekonomi Indonesia. Pertama, keberagaman sumber daya alam yang dimiliki negara ini telah memberikan peluang untuk mengurangi dampak dari harga energi internasional yang fluktuatif. Kedua, kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan meningkatkan infrastruktur turut memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Menyangkut situasi terkini, Kepala Bank Dunia untuk Indonesia, Siti Fadillah, menyatakan, “Kita melihat bahwa meskipun harga energi global mengalami lonjakan, Indonesia masih mampu mengelola ekonomi dengan baik dan tetap memprioritaskan pertumbuhan yang inklusif.” Pernyataan ini menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap kemampuan Indonesia dalam mengelola sumber daya dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, penting untuk dicatat bahwa pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai langkah untuk merespons kenaikan harga energi. Melalui pengendalian inflasi dan penguatan regulasi, pemerintah berupaya memastikan bahwa dampak negatif dari fluktuasi harga energi dapat diminimalisir. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, mengungkapkan, “Langkah-langkah yang diambil pemerintah dan bank sentral dalam mengatasi isu harga energi menunjukkan keseriusan dalam menjaga stabilitas ekonomi.”

Sementara itu, pengamat ekonomi menilai bahwa peran investasi asing juga sangat vital untuk meningkatkan kapasitas ekonomi domestik. Dengan adanya arus investasi yang terus mengalir, Indonesia diperkirakan akan semakin mampu menyerap guncangan dari luar, terutama yang berhubungan dengan harga energi. “Pemulihan setelah pandemi dan dukungan investasi akan menjadi kunci bagi Indonesia untuk tetap tangguh,” ungkap seorang ekonom senior yang enggan disebut namanya.

Melihat semua aspek yang telah dibahas, perkembangan ekonomi Indonesia ke depan akan ditentukan oleh seberapa baik pemerintah dapat mengelola tantangan tersebut. Bank Dunia terus memantau situasi dengan harapan bahwa Indonesia akan terus menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global. Di masa mendatang, fokus pada inovasi dan diversifikasi sektor ekonomi akan menjadi sangat penting untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id