Nasional

Houthi Yaman Menegaskan Tidak Akan Memungut Tarif di Selat Bab el-Mandeb

Milisi Houthi dari Yaman menolak kabar yang menyatakan bahwa mereka akan mengenakan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Bab el-Mandeb, menegaskan bahwa semua kapal dapat melintas tanpa biaya.

D
Darma Yudhistira
01 August 2026 22 pembaca
Houthi Yaman Bantah Bakal Pungut Tarif di Selat Bab el-Mandeb
Houthi Yaman Bantah Bakal Pungut Tarif di Selat Bab el-Mandeb

Milisi Houthi di Yaman mengeluarkan pernyataan resmi yang membantah rumor tentang rencana mereka untuk memungut tarif bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Bab el-Mandeb. Pusat Koordinasi Operasi Kemanusiaan Houthi (HOCC) menegaskan bahwa tidak ada biaya yang akan dikenakan untuk melintasi selat tersebut, dan semua kapal dapat melintas tanpa dikenakan tarif.

"HOCC menegaskan bahwa setiap individu atau entitas yang meminta pembayaran uang sebagai imbalan untuk melintasi Selat Bab el-Mandeb tidak mewakili Republik Yaman atau HOCC dalam kapasitas apa pun. HOCC mendesak perusahaan pelayaran untuk tidak melakukan pembayaran atau memberikan informasi apa pun kepada individu atau entitas yang tidak berwenang," demikian bunyi pernyataan resmi HOCC pada Sabtu (1/8/2026).

Rumor Tarif dan Blokade Maritim

Bantahan ini muncul setelah sebelumnya beredar kabar bahwa Houthi berencana untuk memungut tarif dari semua kapal yang berlayar di Selat Bab el-Mandeb. Informasi tersebut disampaikan oleh sumber anonim dari Timur Tengah kepada Reuters pada Selasa (28/7/2026). Kabar ini mencuat setelah Houthi menerapkan blokade maritim di selat tersebut terhadap kapal kargo dari Arab Saudi pada 20 Juli lalu, sebagai bentuk dukungan terhadap Iran yang tengah menghadapi serangan dari Amerika Serikat.

Menurut sumber yang sama, Houthi terinspirasi oleh Iran yang juga berencana untuk memungut tarif bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Namun, rencana tersebut ditentang oleh negara-negara Teluk dan AS, karena Selat Hormuz merupakan perairan internasional yang seharusnya dapat dilalui oleh kapal dari negara mana pun tanpa biaya.

Pentingnya Selat Bab el-Mandeb

Selat Bab el-Mandeb terletak antara Yaman dan Djibouti, dan merupakan jalur strategis untuk ekspor dan impor minyak dari Timur Tengah ke pasar global. Sekitar 12 persen dari aktivitas ekspor dan impor minyak dunia berlangsung di selat ini. Houthi sebelumnya juga sering melakukan gangguan terhadap pelayaran kapal-kapal yang melintas di selat tersebut, dan tindakan ini meningkat seiring dengan ketegangan antara Iran dan AS.

Serangan terbaru Houthi terjadi pada 22 Juli, ketika mereka menyerang kapal tanker Arab Saudi yang melintas di Selat Bab el-Mandeb. Insiden ini meningkatkan ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi. Setelah serangan tersebut, pelayaran di selat sempat mengalami penurunan, yang memicu kekhawatiran akan kenaikan harga minyak global. Jika pelayaran di selat terhambat, pasokan minyak dari Timur Tengah ke pasar internasional bisa terganggu, berpotensi menyebabkan lonjakan harga.

Namun, saat ini pelayaran di Selat Bab el-Mandeb telah kembali normal. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah kapal yang melintas di selat tersebut mencapai angka tertinggi dalam sepekan terakhir.

Artikel Terkait