🔴 Breaking
INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas Bahaya Tersembunyi di Balik Kesukaan Makan Ikan Asin Penjualan Mobil Maret 2026 Alami Penurunan Drastis Sebesar 24,6 Persen Jika Dibandingkan Dengan Februari ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia
Ekonomi

INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas

INET resmi mengakuisisi SGI senilai Rp280 miliar, setara dengan 65 persen kepemilikan ekuitas, dalam langkah strategis memperkuat posisinya di industri digital.

Eira Orelia

Penulis

11 April 2026
2 kali dibaca
INET Mengakuisisi SGI dengan Nilai Rp280 Miliar, Mencapai 65 Persen Ekuitas

INET, penyedia layanan internet terkemuka di Indonesia, telah resmi mengakuisisi saham SGI senilai Rp280 miliar. Transaksi ini setara dengan 65 persen ekuitas SGI dan menjadi langkah signifikan bagi INET dalam memperluas portofolio bisnisnya di sektor digital.

Dalam pernyataan resminya, INET mengungkapkan bahwa akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat posisi perusahaan dalam industri teknologi informasi dan komunikasi. “Kami percaya bahwa akuisisi ini akan memberikan nilai tambah yang besar bagi pelanggan kami dan memperkuat daya saing kami di pasar,” ujar Direktur Utama INET, yang enggan disebutkan namanya.

Proses akuisisi ini dilakukan setelah melalui berbagai tahap evaluasi dan negosiasi antara kedua belah pihak. “Kami melihat potensi besar dalam SGI, terutama dalam inovasi dan pengembangan layanan digital yang dapat menjangkau lebih banyak pengguna,” tambahnya.

Dari sisi SGI, langkah ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap pengembangan produk dan layanan yang lebih inovatif. “Kami sangat senang bergabung dengan INET, yang memiliki visi yang selaras dengan kami untuk memajukan teknologi di Indonesia,” kata CEO SGI.

Selain itu, akuisisi ini juga diharapkan dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi INET untuk memperluas jangkauan layanannya, terutama di daerah-daerah yang belum sepenuhnya terlayani oleh penyedia layanan internet lainnya. Dalam konteks ini, INET berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur dan teknologi yang ada untuk memastikan layanan yang lebih baik bagi konsumen.

Langkah strategis ini dilakukan di tengah pertumbuhan pesat sektor digital di Indonesia, yang menunjukkan potensi besar untuk investasi dan perkembangan lebih lanjut. Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika, pengguna internet di Indonesia terus meningkat, menjadikannya pasar yang sangat menarik bagi perusahaan-perusahaan teknologi.

“Dengan adanya akuisisi ini, INET berharap dapat lebih agresif dalam melakukan inovasi dan pengembangan layanan yang dapat menjawab kebutuhan pelanggan di era digital,” jelas sumber internal perusahaan yang dekat dengan proses akuisisi.

Ke depan, INET berencana untuk mengintegrasikan sistem dan layanan SGI ke dalam portofolio mereka, sehingga menciptakan ekosistem digital yang lebih solid dan berdaya saing tinggi. Perusahaan juga berkomitmen untuk tetap menjaga layanan pelanggan yang berkualitas pasca akuisisi, dan terus berinvestasi dalam teknologi terbaru.

Dengan langkah ini, INET tidak hanya memperkuat posisinya di industri tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekosistem digital di Indonesia yang lebih inklusif dan inovatif. Perkembangan selanjutnya dari akuisisi ini akan terus dipantau, termasuk dampaknya terhadap pengalaman konsumen dan inovasi layanan yang akan diluncurkan.

Artikel Terkait

Sumber: www.kabarbursa.com