Pendidikan

Inovasi Alat Panjat Kelapa dari ITS Dilengkapi Fitur Keamanan

Dosen ITS menciptakan alat panjat pohon kelapa bernama Moto Climber ITS (Mocits) untuk meningkatkan produktivitas panen, dengan fitur keamanan yang canggih.

E
Eira Orelia
30 June 2026 28 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Inovasi Alat Panjat Kelapa dari ITS Dilengkapi Fitur Keamanan
Sumber gambar: kompas.com

Pohon kelapa dikenal sebagai pohon seribu manfaat karena hampir seluruh bagiannya bermanfaat bagi kehidupan manusia. Di Indonesia, yang merupakan negara tropis, pohon kelapa tumbuh subur, terutama di daerah pesisir. Namun, proses pemetikan buah kelapa memiliki risiko keselamatan yang signifikan. Ir. Achmad Syaifudin S.T., M.Eng., PhD IPM AEng, dosen dari Departemen Teknologi Kedokteran Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), mengamati masalah ini, terutama terkait dengan produktivitas lahan kelapa di Indonesia yang merupakan yang terbesar di dunia, namun belum optimal.

Syaifudin menyadari bahwa selain risiko keselamatan, faktor upah yang rendah juga memengaruhi produktivitas. Untuk menjawab tantangan ini, ia mengembangkan alat panjat kelapa yang dinamakan Moto Climber ITS (Mocits), yang merupakan permintaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Pengembangan Prototipe Alat

Proses pengembangan alat ini dilakukan melalui riset yang lebih cepat dibandingkan inovasi lainnya. “Perancangan ini didasari oleh kebutuhan pertanian di Indonesia untuk meningkatkan produktivitas panen kelapa,” ungkap Syaifudin. Selama riset, timnya menciptakan tiga versi prototipe, masing-masing dengan fitur yang perlu diperbaiki. Prototipe pertama mengalami kendala pada alat dan komponen, serta desain awal yang terburu-buru.

Prototipe kedua, yang dikenal sebagai versi Beta, berhasil memanjat pohon meskipun pergerakannya lamban dan memiliki bobot yang berat. “Prototipe kedua ini menjadi wujud pertama yang dipesan dan dipamerkan kepada Menteri Pertanian,” jelasnya. Setelah mendapatkan umpan balik dari petani kelapa, tim inovator ITS mengembangkan versi terbaru yang telah diuji di Lumajang. “Versi optimasi terbaru ini jauh lebih baik setelah kami melakukan wawancara dengan para petani,” tambahnya.

Fitur Keamanan yang Diterapkan

Alat Mocits dirancang dengan fitur yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga menjamin keamanan operasional. Salah satu fitur utamanya adalah sistem pengereman ganda (double brake) yang dapat mengunci alat pada batang pohon kelapa. Selain itu, terdapat sabuk pengaman (harness) untuk operator yang diikat dengan sistem tali pengikat yang kuat. “Meskipun rem tangan tidak dioperasikan, alat dan pengemudi tetap aman tertahan di atas pohon,” jelas Syaifudin.

Pengguna dapat menaiki alat dengan menekan rem dan menarik gas, sedangkan untuk turun, cukup melepaskan gas dan rem perlahan. Alat ini dapat disesuaikan untuk pohon kelapa dengan diameter antara 25 hingga 40 centimeter. Rencananya, sistem rack dan pinion akan diadopsi untuk meningkatkan presisi cengkeraman alat pada batang pohon, serta mengutamakan aspek ergonomis agar pengguna lebih mudah dalam perawatan.

Untuk produksi Mocits, tim bekerja sama dengan PT Smarttech Reborn 2007, sebuah perusahaan manufaktur yang dimiliki oleh salah satu alumnus Teknik Mesin ITS. Pemasaran produk akan dilakukan melalui ITS Science Techno Park untuk dimasukkan ke dalam e-katalog Kementan.

Artikel Terkait