TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan bahwa tidak akan ada negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul setelah pejabat dan media AS melaporkan adanya rencana pertemuan di Doha, Qatar, pada Selasa (30/6/2026), terkait ketegangan yang meningkat di Selat Hormuz.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa tidak ada perundingan dengan AS pada tingkat manapun dalam beberapa hari ke depan. Saat ini, Iran lebih memprioritaskan implementasi nota kesepahaman (MoU) yang berkaitan dengan perjanjian damai dengan AS.
Penolakan Terhadap Laporan Pertemuan
Menyikapi berita mengenai pengiriman delegasi senior AS ke Qatar, Baghaei membantah adanya rencana pertemuan pada hari Selasa. Ia menegaskan bahwa meskipun delegasi AS berada di Qatar, kegiatan mereka tidak berkaitan dengan misi Iran.
“Tidak akan ada pertemuan negosiasi dengan pihak Amerika di tingkat apa pun dalam beberapa hari mendatang,” ungkapnya, seperti yang dilaporkan oleh Anadolu.
Fokus pada Implementasi MoU
Baghaei menambahkan bahwa Iran saat ini tengah berupaya untuk memastikan 14 poin dalam MoU diterapkan, termasuk memastikan bahwa semua tuntutan yang tercantum dalam perjanjian yang ditandatangani pada 17 Juni lalu dapat dipenuhi.