Nasional

Kekacauan di Jalan Tambak Menteng, Massa Bawa Panah dan Senjata Tajam

Situasi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin dini hari, diwarnai oleh bentrokan antara massa dan warga, dengan sejumlah panah dan senjata tajam yang diamankan polisi.

D
Dinda Mughni
27 July 2026 17 pembaca
Jalan Tambak Menteng Memanas, Massa Bawa Panah!
Jalan Tambak Menteng Memanas, Massa Bawa Panah!

Jakarta, IDN Times - Suasana tengah malam di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7/2026), pukul 00.11 WIB, tampak tidak biasa. Anggota Brimob berjaga dengan perlengkapan anti huru-hara lengkap, termasuk tameng. Selain itu, pasukan penebalan dari TNI juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi.

Massa dari kubu lawan berusaha merangsek masuk ke Jalan Tambak, memaksa polisi untuk segera menghalau mereka. Dalam proses tersebut, polisi mengamankan sejumlah panah yang dibawa oleh massa. Selain itu, senjata tajam berukuran panjang juga turut ditemukan di tangan massa.

Peristiwa ini berawal dari dua orang yang berboncengan mengendarai motor saat melewati pedagang nasi uduk pada Minggu (26/7/2026). Warga sekitar menegur mereka, namun keduanya diduga tidak terima. “Dua orang itu mengajak teman-teman lainnya sejumlah lima orang kembali ke lokasi yang melakukan keributan bahkan merusak di beberapa UMKM yang ada, bahkan ada warga yang terpukul,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpus), Kombes Pol Reynold EP Hutagalung.

Dalam insiden tersebut, polisi menangkap tiga orang setelah bentrok terjadi pada Minggu (26/7/2026) pagi. Reynold menyatakan bahwa ketiga pelaku tersebut berinisial S, T, dan U. “Kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan,” kata Reynold di Jalan Tambak.

Bentrokan antara sekelompok orang dengan warga Matraman pecah sekitar pukul 10.00 WIB dan kemudian meluas hingga ke Jalan Tambak. Warga dan sekelompok orang tersebut terlibat saling lempar batu, yang akhirnya berujung pada penganiayaan yang menewaskan satu dari dua korban.

Artikel Terkait