Italia mengambil langkah untuk menangguhkan sementara kebebasan bergerak yang diatur dalam Kode Perbatasan Schengen (Schengen Borders Code/SBC) dengan Spanyol. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap potensi ancaman serius terhadap keamanan dan ketertiban umum.
Ketentuan Kode Perbatasan Schengen
Menurut informasi dari Komisi Eropa, SBC memberikan hak kepada negara-negara anggota untuk memberlakukan kembali pengendalian di perbatasan internal, baik secara keseluruhan maupun sebagian, apabila terdapat ancaman yang signifikan. Namun, penerapan kebijakan ini tidak dapat dilakukan sembarangan. Pengendalian perbatasan internal harus digunakan sebagai langkah terakhir dalam situasi luar biasa dan harus dilaksanakan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta dilakukan secara proporsional.
Kode ini juga menetapkan batasan waktu untuk pemberlakuan pengendalian perbatasan. Durasi tersebut tergantung pada dasar hukum yang digunakan oleh negara anggota. Selain itu, ruang lingkup dan waktu pelaksanaannya harus dibatasi seminimal mungkin, sesuai dengan tingkat ancaman yang dihadapi.
Prosedur Pemberlakuan dan Perpanjangan
Meskipun masing-masing negara anggota memiliki kewenangan untuk menerapkan pengendalian perbatasan, langkah ini tetap harus dilaporkan dan dipantau oleh Komisi Eropa. Dalam situasi tertentu, Komisi dapat memberikan penilaian terkait perlunya pengendalian tersebut dan memastikan bahwa pelaksanaannya tetap proporsional.
SBC juga mengatur mekanisme khusus untuk situasi darurat yang memerlukan tindakan cepat. Dalam kondisi luar biasa, negara anggota dapat segera memberlakukan pengendalian di perbatasan internal selama maksimal satu bulan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Namun, negara tersebut diwajibkan untuk segera memberitahukan Parlemen Eropa, Dewan, Komisi Eropa, dan negara anggota lainnya ketika kebijakan ini mulai diterapkan.
Jika ancaman masih ada, pengendalian dapat diperpanjang, tetapi total durasinya tidak boleh melebihi tiga bulan. Untuk ancaman yang telah diprediksi sebelumnya, seperti acara olahraga besar, SBC memperbolehkan pengendalian perbatasan selama enam bulan di awal. Jika masih diperlukan, perpanjangan dapat dilakukan beberapa kali, dengan setiap perpanjangan berlaku hingga enam bulan, dengan total maksimum dua tahun.
Negara anggota juga diwajibkan untuk memberi tahu Parlemen Eropa, Dewan, Komisi Eropa, dan negara anggota lainnya paling lambat empat minggu sebelum pengendalian diberlakukan atau diperpanjang. Jika situasi berubah dengan cepat, pemberitahuan harus disampaikan secepat mungkin.
Setelah enam bulan pengendalian, setiap usulan perpanjangan harus disertai dengan penilaian risiko yang menjelaskan bahwa kebijakan tersebut masih bersifat sementara dan merupakan pilihan terakhir. Selain itu, laporan mengenai pelaksanaan pengendalian harus disampaikan setelah kebijakan dicabut atau setelah berlangsung selama 12 bulan.
Dalam keadaan luar biasa, pengendalian dapat diperpanjang lebih dari dua tahun untuk tambahan enam bulan. Jika ancaman masih belum dapat diatasi dan langkah-langkah lain belum memadai, perpanjangan terakhir selama enam bulan masih dimungkinkan sehingga total durasi menjadi tiga tahun.
SBC juga mengatur kondisi ketika keadaan darurat kesehatan masyarakat secara signifikan mengganggu fungsi Kawasan Schengen. Dalam situasi ini, Dewan Uni Eropa dapat memberikan kewenangan kepada negara-negara anggota untuk menerapkan kembali pengendalian perbatasan internal berdasarkan usulan dari Komisi Eropa. Kewenangan ini berlaku hingga enam bulan dan dapat diperpanjang setiap enam bulan selama keadaan darurat kesehatan masyarakat masih berlangsung.
Pengendalian perbatasan internal juga dapat diterapkan jika fungsi Kawasan Schengen terancam akibat kekurangan serius yang berkepanjangan dalam pengawasan perbatasan eksternal. Dalam kondisi ini, Dewan Uni Eropa dapat merekomendasikan kepada satu atau lebih negara anggota untuk memberlakukan kembali pengendalian di seluruh atau sebagian perbatasan internal berdasarkan usulan dari Komisi Eropa. Masa berlakunya dibatasi hingga enam bulan dan dapat diperpanjang paling banyak tiga kali selama keadaan luar biasa masih ada, dengan total durasi maksimum dua tahun.
SBC menegaskan bahwa rekomendasi tersebut hanya dapat diberikan sebagai langkah terakhir untuk melindungi kepentingan bersama di Kawasan Schengen apabila langkah-langkah lain tidak lagi memadai untuk mengatasi ancaman yang ada.