Jakarta - Apakah Anda pernah merasakan dorongan tiba-tiba untuk buang air kecil sebelum menghadapi situasi penting, seperti presentasi atau wawancara kerja? Meskipun sebelumnya Anda baru saja ke toilet, kondisi ini sering kali muncul dan dapat menimbulkan rasa kesal. Namun, apakah ini merupakan hal yang normal ataukah menunjukkan adanya masalah pada saluran kemih?
Menurut Prof. dr. Harrina Erlianti Rahardjo, SpU(K), seorang dokter spesialis urologi dari Siloam Hospital Asri, kondisi ini merupakan reaksi alami tubuh yang dipicu oleh stres psikologis. Ia menjelaskan bahwa fenomena ini telah diteliti dalam sebuah studi. "Orang sering melupakan dengan stres ya, stres psikologis. Sudah ada penelitiannya bahwa kalau hormon stres keluar bisa meningkatkan sensitivitas dari kandung kemih juga," ungkapnya di Jakarta Pusat pada Senin (29/6/2026).
Penyebab Rasa Ingin Buang Air Kecil
Prof. Harrina memberikan contoh, "Misalnya kita mau ujian, presentasi di kantor, ada deadline sering nggak merasa beser?" Hal ini menunjukkan bahwa dorongan untuk buang air kecil yang muncul dalam situasi tertentu bersifat sementara. Ketika faktor pemicu stres tersebut hilang, tubuh akan kembali berfungsi normal.
Stres Kronis dan Dampaknya
Ia juga menambahkan bahwa individu yang mengalami stres kronis mungkin akan merasakan gejala yang berhubungan dengan saluran kemih. "Kadang-kadang orang yang mengalami stres kronik itu bisa muncul tuh keluhan-keluhan saluran kemih di bagian bawahnya," katanya. Penting untuk diingat bahwa pasien adalah satu kesatuan yang utuh, sehingga tidak bisa hanya dilihat dari sisi saluran kemihnya saja.
Dengan demikian, memahami hubungan antara stres psikologis dan dorongan untuk buang air kecil dapat membantu individu mengelola reaksi tubuh mereka dalam situasi yang menegangkan.