Ekonomi

MSCI Tetap Tangguhkan Saham Indonesia Hingga November 2026

Astra mendukung MASA Singapore 2026 untuk mempromosikan lebih dari 100 merek Indonesia ke pasar global. Pemerintah optimis potensi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus dapat mencapai Rp846 triliun.

A
Agus Wigati
07 July 2026 38 pembaca
MSCI Tetap Tangguhkan Saham Indonesia Hingga November 2026
Sumber gambar: kabarbursa.com

Astra mendukung pelaksanaan MASA Singapore 2026 sebagai platform untuk mempromosikan lebih dari 100 merek Indonesia ke pasar internasional. Dalam acara tersebut, Astra menampilkan produk dari Desa Sejahtera Astra serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lainnya.

Potensi Investasi yang Besar

Pemerintah Indonesia mengklaim bahwa potensi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dapat mencapai Rp846 triliun dalam beberapa tahun mendatang. Klaim ini didorong oleh tingginya minat dari para investor di sektor manufaktur, yang menunjukkan kepercayaan terhadap peluang bisnis di Indonesia.

Negosiasi Harga Ekspor Listrik Hijau

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan negosiasi terkait harga ekspor listrik hijau ke Singapura. Proses ini merupakan langkah akhir dalam implementasi proyek Cross-Border Electricity Trade yang diharapkan dapat meningkatkan kerjasama energi antara kedua negara.

Selain itu, kenaikan suku bunga dan lonjakan yield obligasi pemerintah telah mendorong banyak perusahaan untuk beralih ke penawaran umum perdana (IPO) sebagai alternatif pendanaan yang lebih ekonomis dibandingkan dengan penerbitan obligasi. PT Sucor Sekuritas mencatat bahwa tren ini semakin meningkat di kalangan perusahaan yang mencari sumber dana.

Dalam perkembangan lain, Microsoft mengumumkan pemangkasan 4.800 karyawan, yang setara dengan sekitar 2,1 persen dari total tenaga kerjanya di seluruh dunia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi bisnis, di mana divisi Xbox menjadi salah satu yang paling terpengaruh.

Artikel Terkait