Pendidikan

Pentingnya Mengetahui Daya Tampung SPMB 2026 untuk Siswa dan Orangtua

Informasi mengenai daya tampung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 sangat berguna bagi orangtua dan siswa untuk menilai peluang diterima. Terdapat empat jalur penerimaan yang akan digunakan pada...

A
Agus Wigati
10 May 2026 11 pembaca
Pentingnya Mengetahui Daya Tampung SPMB 2026 untuk Siswa dan Orangtua
Sumber gambar: edukasi.kompas.com

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, mengungkapkan bahwa daya tampung untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 akan tetap sama dengan tahun sebelumnya. Penjelasan ini disampaikan di Jakarta Selatan pada Kamis, 7 Mei 2026.

Jalur Penerimaan SPMB 2026

Gogot menjelaskan bahwa terdapat empat jalur dalam SPMB 2026, yaitu jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Persentase daya tampung untuk masing-masing jalur juga tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan SPMB 2025. "Jalurnya tetap sama, jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Persentasenya (daya tampung) juga tetap sama (dengan tahun 2025)," ungkapnya.

Kuota Daya Tampung SPMB 2026

Berikut adalah rincian kuota untuk masing-masing jalur yang disampaikan oleh Gogot:

  • Jalur Domisili:
    • SD: Minimal 70 persen
    • SMP: Minimal 40 persen
    • SMA: Minimal 30 persen
  • Jalur Afirmasi:
    • SD: Minimal 15 persen
    • SMP: Minimal 20 persen
    • SMA: Minimal 30 persen
  • Jalur Prestasi:
    • SMP: Minimal 25 persen
    • SMA: Minimal 30 persen
  • Jalur Mutasi: Berlaku untuk SD, SMP, dan SMA dengan maksimal 5 persen.

Gogot juga menambahkan bahwa diperkirakan sebanyak 9,4 juta siswa akan mengikuti SPMB untuk jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA atau SMK. Mengenai jadwal pelaksanaan SPMB, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Namun, Gogot menyarankan agar pengumuman pendaftaran SPMB dilakukan paling lambat pada minggu pertama bulan Mei.

Setelah pengumuman, akan ada rangkaian proses pendaftaran, seleksi, dan pengumuman penetapan murid baru yang harus diikuti. "Bahasanya pemerintah, pusat, daerah, maupun kota-kota, maupun provinsi, memastikan semua anak yang ingin memajukan dari TK ke SD, SD ke SMP, SMP ke SMA, nah itu punya tempat (untuk sekolah)," jelas Gogot.

Dengan adanya informasi ini, diharapkan orangtua dan siswa dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi SPMB 2026.

Artikel Terkait